Presiden Ajak Jajaran Korps Adhyaksa Kuat dan Tangguh Demi Indonesia Maju 

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com : AMBON,- Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto mengajak seluruh jajaran Korps Adhyaksa untuk bersama-sama meneguhkan tekad, untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan.

Wujudkan Cinta Tanah Air dengan membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.

Demikian amanat Presiden yang dibacakan Wakajati Adhi Prabowo saat memimpin upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025 oleh Kejaksaan Tinggi Maluku, di halaman kantor Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Jumat (19/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan Presiden RI ke-8 ini, upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025 yang dilaksanakan saat ini, merupakan momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Setiap tanggal 19 Desember, kita mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, ketika Agresi Militer II mengancam keberlangsungan Republik. Peristiwa itu menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab SBB Dorong Konektivitas dan Ekonomi Daerah

Pada Peringatan Hari Bela Negara tahun ini mengusung tema: “Teguhkan Bela Negara untuk Kemajuan Indonesia”. Tema ini mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Saat kita memperingati Hari Bela Negara ke-77, saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tengah diuji oleh bencana alam. Ketiga wilayah ini memiliki peran sejarah yang luar biasa dalam perjalanan Republik, sehingga ujian yang mereka hadapi hari ini adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir dan membantu mereka.

Dari Aceh, kita belajar tentang keteguhan sebuah wilayah yang sejak masa kerajaan telah menjadi benteng pertahanan Nusantara, dari Sumatera Utara, kita mengenang semangat juang rakyat Medan Area dan perlawanan heroik di berbagai kota yang tidak pernah padam, dan dari Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, lahir PDRI, penyelamat republik dalam masa paling kritis.

Karena itu, tanpa Aceh, tanpa Sumatera Utara, dan tanpa Sumatera Barat, sejarah Bela Negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari perjalanan masa lalu, tetapi fondasi yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini.

Baca Juga :  Risbani Silawane Dapat Dukungan AMPG Pimpin Golkar Maluku Tengah

“Mari kita bersama-sama meneguhkan tekad, untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan. Wujudkan Cinta Tanah Air kita dengan membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing,” ucap Wakajati Adhi Prabowo mengakhiri amanat Presiden Prabowo Subianto.

Hadir dalam upacara tersebut, Asisten Pemulihan Aset Devi F. Muskitta, Asisten Pengawasan Bobby Ruswin, Koordinator Dr. Fadjar, Koordinator Abraham J. Batoek, Koordinator Ye Alhamdaly, Koordinator Aditya Aria Putra dan Koordinator Anto Purwanto serta seluruh Pegawai Jaksa dan Tata Usaha pada Kejaksaan Tinggi Maluku.

Adapun Petugas dalam Upacara tersebut yakni Wira Upacara Achmad Attamimi, Komandan Upacara Hasan M. Tahir, Pembaca Ikrar Bela Negara Mahesha Aginio Bimantio, Pengucap Tri Krama Adhyaksa Noor Fajar Adiansyah Roesadi, Dirigen Flory Leonora Nikijuluw, MC Sang ayu kadek yunitasari dan Pembaca Doa Muhammad Galang Al Falah. (Atick/***)

 

 

Berita Terkait

Wali Kota Soroti Akurasi Data Kemiskinan dan Digitalisasi Bansos Dinsos
PH Nilai Jaksa Gagal Rekonstruksikan Dakwaan dan Buktikan Unsur Korupsi BSPS Desa Tam Nguhir
Rahakbauw Ancam Pimpinan Kecamatan Golkar Kota Ambon, Alihkan Dukungan Kepada Toisuta
Saksi Ahli Forensik dan Pidana Sahurilla Patahkan Dakwaan Penuntut Umum
Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan
Urbanisasi Tinggi, Ambon Perlu Kebijakan Publik Berbasis Data dan Pengembangan Smart CityRail
Kepala Desa Luhu Tidak Bisa Diberhentikan Karena Tekanan Kepentingan Kelompok, Alvin: Harus Sesuai Aturan Hukum
Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 16:57 WIT

Wali Kota Soroti Akurasi Data Kemiskinan dan Digitalisasi Bansos Dinsos

Senin, 22 Juni 2026 - 16:50 WIT

PH Nilai Jaksa Gagal Rekonstruksikan Dakwaan dan Buktikan Unsur Korupsi BSPS Desa Tam Nguhir

Senin, 22 Juni 2026 - 14:19 WIT

Rahakbauw Ancam Pimpinan Kecamatan Golkar Kota Ambon, Alihkan Dukungan Kepada Toisuta

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59 WIT

Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:10 WIT

Urbanisasi Tinggi, Ambon Perlu Kebijakan Publik Berbasis Data dan Pengembangan Smart CityRail

Berita Terbaru