Antara Kewenangan dan Kepentingan, Ampera Maluku Uji Komitmen DPRD SBB Awasi Tambang

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 18:56 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com, Ambon; Aktivitas pertambangan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali menjadi sorotan publik. Mulai dari tambang batu gamping, marmer hingga nikel dinilai menyimpan berbagai persoalan, terutama terkait transparansi perizinan dan lemahnya pengawasan.

Sekretaris Jenderal PB Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) Maluku, Sandi Tuhuteru, menegaskan bahwa DPRD SBB tengah berada dalam posisi krusial antara menjalankan kewenangan pengawasan atau justru terseret dalam kepentingan tertentu.

“Ini soal komitmen. DPRD SBB punya kewenangan pengawasan, tetapi publik melihat fungsi itu belum berjalan maksimal. Banyak aktivitas tambang yang tidak jelas, tapi tidak ada langkah tegas,” ujar Sandi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti secara khusus aktivitas tambang batu gamping yang diduga memiliki ketidakjelasan, baik dari aspek perizinan maupun dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Padahal kata dia, secara umum, pertambangan batu gamping berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan seperti erosi, kerusakan bentang alam, serta gangguan terhadap sumber air jika tidak dikelola dengan baik.

Selain batu gamping, potensi tambang marmer di SBB juga menjadi perhatian. Meski memiliki nilai ekonomis tinggi dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, eksploitasi marmer tanpa pengawasan ketat berisiko menimbulkan perubahan struktur sosial dan kerusakan lingkungan.

“Masalahnya bukan sekadar ada atau tidaknya tambang, tetapi transparansi dan pengawasan. Kalau ini lemah, maka yang dirugikan adalah masyarakat,” tegasnya.

Sandi juga menyinggung keberadaan tambang nikel yang mulai berkembang di wilayah tersebut.

Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha pertambangan (IUP) nikel guna mencegah potensi kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Menurutnya, pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa aktivitas tambang nikel seringkali menimbulkan dampak serius seperti deforestasi, pencemaran air, hingga bencana ekologis jika tidak dikendalikan secara ketat.

“Kami mendesak evaluasi total terhadap IUP nikel di SBB. Jangan sampai Maluku mengalami kerusakan seperti yang terjadi di daerah lain,” katanya.

Lebih jauh, ia mempertanyakan secara terbuka peran DPRD SBB dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap sektor pertambangan yang semakin masif.

“DPRD tidak boleh diam. Jika fungsi pengawasan tidak dijalankan, maka patut dipertanyakan, mereka berdiri untuk rakyat atau untuk kepentingan lain,” pungkas Sandi.

Hingga kini, isu pertambangan di SBB terus menjadi perhatian publik, seiring meningkatnya tuntutan akan transparansi, penegakan hukum, serta perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat lokal.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Minta Dinas Pendidikan Siapkan Data Sekolah Rusak, SDN 2 Latuhalat Fokus Perbaikan di APBD 2027
HIPMI Kota Ambon Bidik Kolaborasi Strategis dengan Kemenkum Maluku Lindungi Produk UMKM
Terima Kasih Pangdam Pattimura, Warga Taniwel Timur Harap Bisa Hadir Resmikan Jembatan Wai Nawayaya
Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang
Pemkot Ambon Akan Terus Tekan Angka Kemiskinan
Hawaian Music Band Competition 2026, Wawali : Kekayaan Kota AmbonMusik Tetap Hidup
Ketua TP-PKK Ajak Perempuan Ambon Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Serviks
SPPT-PBB Jadi Perhatian, DPRD Ambon Angkat Bicara

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:24 WIT

DPRD Minta Dinas Pendidikan Siapkan Data Sekolah Rusak, SDN 2 Latuhalat Fokus Perbaikan di APBD 2027

Senin, 2 November 2026 - 13:36 WIT

HIPMI Kota Ambon Bidik Kolaborasi Strategis dengan Kemenkum Maluku Lindungi Produk UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:37 WIT

Terima Kasih Pangdam Pattimura, Warga Taniwel Timur Harap Bisa Hadir Resmikan Jembatan Wai Nawayaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:32 WIT

Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:38 WIT

Hawaian Music Band Competition 2026, Wawali : Kekayaan Kota AmbonMusik Tetap Hidup

Berita Terbaru

AMBON

Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:32 WIT