Bangun Kesadaran Inklusif, IAKN Ambon Gelar Seminar Literasi dan Moderasi Beragama

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Ambon— Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar Seminar Bahasa, Literasi, dan Moderasi Beragama sebagai bagian dari implementasi Asta Program Prioritas (ASTA PROTAS) Kementerian Agama Republik Indonesia di Auditorium IAKN Ambon, Selasa (6/5).

Mengusung tema “Membaca Teks, Memahami Konteks: Literasi Bahasa sebagai Jembatan Moderasi Beragama”, seminar tersebut menjadi upaya kampus dalam membangun kesadaran inklusif dan memperkuat moderasi beragama di lingkungan pendidikan tinggi.

Rektor IAKN Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, M.A., mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam praktik akademik yang relevan dengan dinamika sosial masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, literasi bahasa menjadi instrumen penting untuk membentuk cara berpikir mahasiswa yang kritis, terbuka, dan mampu memahami keberagaman secara kontekstual.

“Seminar ini bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi bagian dari implementasi nyata ASTA PROTAS Kemenag. Mahasiswa harus mampu membaca teks keagamaan secara mendalam dan memahami konteksnya agar tidak terjebak pada pemahaman sempit yang berpotensi memicu konflik,” ujar Rektor.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi Serukan Toleransi dan Kehidupan Damai

Ia menambahkan bahwa di era digital dan derasnya arus informasi, kemampuan literasi tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga kemampuan menafsirkan serta menyampaikan gagasan secara bijak di ruang publik.

Ketua panitia, Febby Pelupessy, M.Hum., menjelaskan kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat daya tangkal mahasiswa terhadap paham radikalisme dan kekerasan berbasis agama yang kerap muncul akibat kesalahan memahami teks keagamaan.

“Literasi bahasa yang baik akan melahirkan sikap kritis, tidak mudah terprovokasi, serta mampu membangun toleransi. Ini sangat relevan dengan semangat moderasi beragama yang dicanangkan Kementerian Agama,” katanya.

Seminar menghadirkan dua narasumber, yakni Koordinator Program Inklusi Rumah Generasi R. Jemmy Talakua, M.Sc., dan dosen UIN A.M. Sangadji Ambon Dr. A. Manaf Tubaka, M.Si.

Baca Juga :  Resmi Dihelat - Muswil VIII Pemuda Muhammadiyah: Gubernur Ajak Pemuda Jadi Pilar Pembangunan Maluku

Dalam pemaparannya, Manaf Tubaka menekankan bahwa bahasa memiliki peran penting dalam membangun maupun merusak relasi sosial. Ia menilai penggunaan bahasa yang tepat dapat menjadi sarana edukasi dan penguatan harmoni sosial.

“Dalam konteks ASTA PROTAS, literasi bahasa harus diarahkan pada pembangunan kesadaran kolektif yang inklusif. Pemilihan diksi yang tepat sangat menentukan kualitas relasi sosial,” ungkapnya.

Sementara itu, Jemmy Talakua menegaskan bahwa bahasa merupakan medium pembentukan cara pandang terhadap keberagaman dan perbedaan di tengah masyarakat.

“Moderasi beragama tidak bisa dilepaskan dari literasi kritis. Bahasa membentuk cara kita memahami dunia, termasuk dalam merespons perbedaan,” ujarnya.

Terpantau, kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan mahasiswa dalam sesi diskusi dan dialog. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu literasi dan moderasi beragama menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan sosial dan perkembangan informasi digital yang semakin cepat.***

Berita Terkait

Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan
Kepala Desa Luhu Tidak Bisa Diberhentikan Karena Tekanan Kepentingan Kelompok, Alvin: Harus Sesuai Aturan Hukum
Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda
PKM IAKN Ambon di Tulehu Perkuat Tata Kelola Desa Digital dan Kesadaran Lingkungan
Latuconsina : Jangan Sampai Pengusaha Lokal Jadi Penonton di Negeri Sendiri
Pemprov Maluku Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK
BULOG Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Jaga Stabilitas Harga
KNPI SBB Apresiasi Kreativitas Pemuda, Tiga Maskot Terbaik Musda V 2026 Terpilih

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59 WIT

Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:41 WIT

Kepala Desa Luhu Tidak Bisa Diberhentikan Karena Tekanan Kepentingan Kelompok, Alvin: Harus Sesuai Aturan Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:18 WIT

Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda

Senin, 15 Juni 2026 - 15:03 WIT

PKM IAKN Ambon di Tulehu Perkuat Tata Kelola Desa Digital dan Kesadaran Lingkungan

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:41 WIT

Latuconsina : Jangan Sampai Pengusaha Lokal Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Berita Terbaru