Apresiasi Kedatangan Kapolda Baru, Djamaludin Koedoeboen Minta Usut Tuntas Kasus Mangkrak di Maluku

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:18 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, GardaMaluku.com, – Djamaludin KeodeoBoen selaku Ketua umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku di Jakarta, menyampaikan Apresiasi kepada Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen. pol Suwondo Nainggolan yang baru dilantik dan yang sudah siap menjalankan tugas dan tanggung jawab di bumi raja-raja Provinsi Maluku.

Menurutnya, pemberian apresiasi dalam arti pencapaian yang sudah beliau lakukan di daerah kepemimpinan lama.

Koedoeboen berharap, dengan bertugasnya di Provinsi Maluku, kiranya dapat memberikan kejelasan terhadap hukum di Maluku dan penanganan sejumlah kasus di Maluku yang masih mangkrak di Krimsus Polda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada beberapa kasus yang masih harus di selesaikan yang sudah dari beberapa tahun lalu yang masih ngambang di Krimsus Polda Maluku, sehingga harus di tuntaskan,” jelasnya kepada media di Ambon, Kamis (15/10/2026).

Dia mencontohkan, kasus korupsi, kasus tanah, dan lainnya. Ia menilai untuk kasus korupsi  yang masih mengambang di Polda Maluku sedari tahun 2021 terkait COVID-19 di Maluku Tenggara, yang sampai hari ini masih belum terselesaikan dan masih mengambang di Krimsus Polda Maluku.

“Oleh karna itu, dengan kedatangan beliau di Provinsi Maluku terkait persoalan hukum dan juga korupsi yang dulu sempat menjadi trending topik di berbagai media masa, kiranya bisa dibuka kembali karna kami yakin, polis di bawah kepemimpinan Bapak Kapolri hari ini adalah polisi yang merah putih dan betul-betul mengedepankan kebenaran keadilan dan kepastian hukum, Sehingga yang lalu tidak menjadi bumerang untuk polisi sendiri di kemudian hari,” ungkapnya yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Baca Juga :  POLAM Maluku Dukung Kepemimpinan Ikram–Sudarmo untuk Masa Depan Bupolo

Ditambahkannya, kasus covid-19 yang kala itu hampir 100 (seratus) orang diperiksa dan menjadi saksi. Diketahui pihaknya, nota beb waktu itu dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

“Akan tetapi tiba-tiba kemudian diarahin tidak lagi diperbincangkan di ruang publik, maupun di media penyidik,”lanjutnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap adanya kepastian hukum agar dapat dan pihaknya yakin Kapolda yang baru ini mempunyai kemampuan dan akan memberikan dasar kepercayaan kepada publik.

“Masyarakat punya harapan dan simpati dan sekaligus kebanggaan hadirnya Kapolda baru dengan slogan polisi bersama masyarakat,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, untuk khusus di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) ada beberapa kasus juga yang menohok akhir-akhir ini di Kejaksaan Kejati Maluku itu juga kita tidak tau nasibnya seperti apa sekarang ini, seperti Landmark Kotq Langgur.

Baca Juga :  Soal Laporan Pencemaran Nama Baik di WhatsApp, Kuasa Hukum Tegaskan Hendrik Lewerissa Hormati Proses Hukum

“Sehingga mudah-mudahan Bapak Kejati Maluku dan Kapolda bisa bersinergi agar bisa membuka kembali dan memberi harapan baru terhadap kasus yang terkesan mangkrak di beberapa media juga kami pernah membaca ada tuduhan-tuduhan di internal Polda Maluku,” terangnya.

Selain korupsi, lanjutnya, ada kasus konflik, hanya saja pihaknya melihat dari kasus konflik yang ada, diharapkan ada Penjabantahan dari nilai-nilai kearifan dari seorang pelindung dan pengayom masyarakat dari pendekatan untuk penyelesaian.

“Jadi bukan cuma hanya mencari akar permasalahan dan kenapa konflik itu bisa terjadi dan bagaimana mencari solusi terbaik sehingga dia tidak ada implikasi yang akan melebar dan akan menimbulkan konflik konsental yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia mengingatkan, kalau persoalan tanah di maluku telah menjadi hal yang cukup pentik, untuk itu dari banyak persoalan kriminal, pembunuhan, kekerasan lainnya itu akibat dari adanya perampasan hak-hak dan sebagainya, sehingga pihaknya berharap adanya atensi dari Bapak Kapolda yang baru.

Ia berharap, dengan kepimpinan Kapolda yang baru ini, dapat menyelesaikan semua permasalahan yang ada di Maluku, terkhususnya kasus yang mangkrak di Krimsus Polda Maluku, agar masyarakat mendapatkan kejelasan dari penyelesaian kasus-kasus yang ada. ***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GAP Maluku Demo Tangkap Ali Hatala Terkait Pemalsuan Dokumen dan Dana KUR 3,7M Pemerintah Bt.Merah
Bantu Warga Terdampak Karhutla, Koramil Bula Distribusikan Masker dan Air Bersih
Peduli Dampak Kabut Asap, Protokol Pemkot Ambon Bagikan 5.000 Masker
Peduli Kesehatan Warga di Tengah Kepungan Asap, Atmiko Jaya Nusantara dan BMH Maluku Bagikan 1.000 Masker di Ambon
Kasus ISPA Meningkat, DPRD Minta Masyarakat waspada Kabut Asap Karhutla
Hadapi Karhutla, Kecamatan Teluk Ambon Buat Gerakan Bagi Masker
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Wali Kota Ambon Berlakukan WFH dan PJJ
Raih Pengakuan Best Practice, Lisa Wattimena: Perkuat Tata Kelola Dan Pelaksaan Program PKK Lebih Baik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:07 WIT

GAP Maluku Demo Tangkap Ali Hatala Terkait Pemalsuan Dokumen dan Dana KUR 3,7M Pemerintah Bt.Merah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:18 WIT

Apresiasi Kedatangan Kapolda Baru, Djamaludin Koedoeboen Minta Usut Tuntas Kasus Mangkrak di Maluku

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Bantu Warga Terdampak Karhutla, Koramil Bula Distribusikan Masker dan Air Bersih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:09 WIT

Peduli Dampak Kabut Asap, Protokol Pemkot Ambon Bagikan 5.000 Masker

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:23 WIT

Kasus ISPA Meningkat, DPRD Minta Masyarakat waspada Kabut Asap Karhutla

Berita Terbaru