BP3 Ambon Gandeng SUPM akan jadi pusat Sertifikasi Bahasa Jepang

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:02 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com, Ambon– Badan Pelatihan dan penyuluhan Perikanan Kota Ambon menggandeng Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru Ambon diperkirakan akan menjadi pusat Sertifikasi Bahasa Jepang.

Hal ini disampaikan Kepala BPPP, Abubakar dalam sambutannya di Ambon, Jumat (21/08/2026).

Disampaikan Abubakar , melalui kebijakan Kepala Balai dan akan dimulai pada tahun ini sampai 3 (tiga) tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serta akan menjadi fokus Japan International Cooperation Agency atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Badan Kerja Sama Internasional Jepang.

Yang artinya, lanjut Abubakar, JICA dari Jepan akan fokus menyiapkan Sarana dan Prasarana (Sarpras) dan Sumber Daya Manusia (SDM) pelatihan/Guru di BPPP Ambon bersama SUPM Waiheru.

Baca Juga :  UU Kepulauan Solusi Penanganan Konflik sosial Maluku - Malut

“Ruangan Expert JICA sudah ada di BPPP Ambon saat ini dan ada dua Instruktur dan 2 guru yang sementara mengikuti Training Of Trainers (TOT) bahasa Jepan dari Juli-November,” cetusnya.

Dengan demikian pihaknya sangat berterima kasih kepada seluruh stake holder yang bekerjasama dalam pengembalian ide baru dalam bidang pendidikan terutama pada sektor perikanan.

“Dengan demikian siswa boleh berbahasa Jepan, agar nantinya dibutuhkan kerja di Jepan mereka sudah fasih dalam berbahasa,” ujar Ababubakar.

Dirinya mengatakan, bukan hanya di Jepan, ada beberapa negara seperti Taiwan juga yang sudah memberikan signal yang baik.

Baca Juga :  Alham Valeo Terpilih Pimpin Kadin Kota Ambon Dalam Mukota II

Maka dari pada itu, lanjutnya, dibutuhkan tenaga kerja yang baik karena nantinya banyak yang akan diminta dan negara-negara tersebut juga tidak keberatan.

“Perlu kami sampaikan bahwa sudah ada 15 siswa tingkat tiga SUMP Waiheru yang akan menjadi pengguna perdana dari Fishing Navigation (Bridge) dan Engine Simulator,” pungkasnya.

Pihaknya berharap agar semua program yang baru diluncurkan dapat berjalan dengan baik dan sukses kedepannya sehingga menghasilkan generasi yang baik baik tentunya dalam sektor perikanan.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI Melalui Aiko Health
Kota Ambon Raih Terbaik I TPAKD Award 2026
Terkait nama Bansos, Upulatu Nikijuluw Pastikan Ambon 1 Sampai Letisel Tepat Sasaran
Kunjungan ke Kementrian PUPR Tahun Depan, Komisi III Upayakan Hak Warga Kota Ambon
RDP di Dinas PU Terkait Penuntasan Pekerjaan Fisik 2026, Komisi III : Tidak Boleh Ada Hutang Di Tahun Sebelumnya
Berdiri Dua Jam di Hercules ke Meja Komitmen, Bupati SBT Kejar Tuntaskan RDTR
Antusias Masyarakat Padati Pangan Murah Pemkot Ambon
Kebakaran Capai 157 Kejadian Sepanjang 2026, Wali Kota Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:23 WIT

Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI Melalui Aiko Health

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:20 WIT

Kota Ambon Raih Terbaik I TPAKD Award 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:01 WIT

Terkait nama Bansos, Upulatu Nikijuluw Pastikan Ambon 1 Sampai Letisel Tepat Sasaran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:27 WIT

Kunjungan ke Kementrian PUPR Tahun Depan, Komisi III Upayakan Hak Warga Kota Ambon

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:23 WIT

RDP di Dinas PU Terkait Penuntasan Pekerjaan Fisik 2026, Komisi III : Tidak Boleh Ada Hutang Di Tahun Sebelumnya

Berita Terbaru

AMBON

Kota Ambon Raih Terbaik I TPAKD Award 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:20 WIT