Ketua DPRD Akui Kuota CPNS Kabupaten SBB Tergantung Lobi Penjabat Bupati SBB

- Redaksi

Jumat, 6 September 2024 - 22:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, Gardamaluku.com— KUOTA CPNS di kabupaten Seram Bagian Barat seakan mengiris ribuan masyarakat. Bagaimana tidak, kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa itu menjadi yang terkecil se-Indonesia. Hanya 10 CPNS yang diterima dalam program perekrutan tahun anggaran 2024.

Perihal tersebut, menjadi sorot public Maluku. Bukan saja kabupaten SBB.

Ketua DPRD SBB, Abd Rasyid Lisaholet dikonfirmasi wartawan perihal tersebut menyampaikan penyesalannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia akui, kuota tersebut masih bisa untuk dilobi. Tergantung Pemerintah Daerah dalam hal ini Penjabat Bupati SBB.

Politisi yang besar dengan Partai Hati Nurani Rakyat itu menegaskan, hal ini tidak ada punya kaitan dengan keputusan DPRD. Melainkan yang punya peran adalah Pemerintah Daerah.

Di lapangan Kabaresi Kota Piru, Kamis Kemarin, Lisaholet menyatakan, semua itu tergantung  Bupati, sebenarnya masi ada ruang untuk bisa di usulkan  penambahan jumlah kuotanya ke pemerintah pusat.

Baca Juga :  Bimbingan Karier" Modal Besar Mahasiswa Untuk Hadapi Tantangan Dunia Kerja 

“Kalau memang dibutuhkan  kami selaku DPRD siap untuk mendampingi Pemerintah Daerah,” Terang Lisaholit

Lisaholet mengakui sangat merasa prihatin dengan  jumlah kuota yang di berikan oleh Pemerintah Pusat. Karena dengan pemberian jata kuota  yang seperti ini sangat  berdampak  bagi  para  pemuda dan puluhan ribu sarjana muda pencari kerja. Terlebih tenaga Honorer yang masi di bebani untuk Daerah.

Diakhir masa jabatannya, Lishollet memastikan, memberikan yang terbaik bagi Kepentingan masyarakat.

“Jadi kalau hal tersebut di kaitkan dengan tugas dan fungsi DPRD, sangatlah keliru, karena berbagai keluhan Apapun yang di sampikan, baik  Honorer, ataupun  K2 serta P3K sudah dibahas bersama di komisi komisi dan semua solusi telah disampaikan ke Pemerintah Daerah,” terangnya.

Baca Juga :  Pemuda Muhammadiyah Maluku Ragukan Komitmen Kenetralan PJ Bupati SBB

Lanjut dikatakan, solusi yang disampaikan semestinya dieksekusi pemerintah daerah, karena itu merupakan tugas mereka melalui Dinas terkait untuk bisa menyampaikan bahkan mengusulkan ke pemerintah Pusat. 

“Perlu diketahui bahwa  tugas  DPRD suda di laksanakan, dan bukan hanya keluhan dari Para Honorer atau para tenaga Kontrak saja yang kita bahas, tetapi  semua keluhan serta masalah dan kendala yang terjadi di seluruh warga masyarakat  SBB.  Ketika disampaikan suda pasti diupayakan untuk mencari solusi serta jalan keluar yang terbaik ,” pungkasnya.***

Berita Terkait

KNPI SBB Peringatkan DPRD Malteng, Klaim Tanjung Sial Harus Berdasar Hukum dan Sejarah
Isu Perselingkuhan Komisaris Bank Maluku, Ratna: Itu Tidak Benar
Mantan Napi Kasus PETI Masuk Proyek Unpatti, Soamole Sebut Integritas Kampus Dipertaruhkan
Dukung Transformasi Digital Pemkot, IKB TNS Ambon Fasilitasi Registrasi Bantuan Sosial
BPBL Ambon Distribusikan 400 Kg. Bibit Rumput Laut Hasil Kultur Jaringan ke MBD
Rajut Harmoni, Gerindra Maluku dan Relawan LAWAMENA Pererat Silaturahmi 
Sudah Muak, Pedagang Mardika: Pemerintah Usir Saja Pedagang Liar
FKP 2026 BPBL Ambon Diharapkan Dapat Meningkatkan Kualitas Sektor Perikanan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:38 WIT

KNPI SBB Peringatkan DPRD Malteng, Klaim Tanjung Sial Harus Berdasar Hukum dan Sejarah

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:57 WIT

Mantan Napi Kasus PETI Masuk Proyek Unpatti, Soamole Sebut Integritas Kampus Dipertaruhkan

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:33 WIT

Dukung Transformasi Digital Pemkot, IKB TNS Ambon Fasilitasi Registrasi Bantuan Sosial

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:13 WIT

BPBL Ambon Distribusikan 400 Kg. Bibit Rumput Laut Hasil Kultur Jaringan ke MBD

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:35 WIT

Rajut Harmoni, Gerindra Maluku dan Relawan LAWAMENA Pererat Silaturahmi 

Berita Terbaru

AMBON

Sapulette Resmi Jabat Sekot Ambon

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:19 WIT