Tiga Kandidat Ketum BPP HIPMI Sambangi Maluku Jelang Munas 2026

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Ambon – Dinamika menuju Musyawarah Nasional (Munas) XVIII BPP HIPMI 2026 mulai terasa di berbagai daerah. Salah satunya terlihat dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis yang digelar BPD HIPMI Maluku di Kota Ambon, yang menjadi titik pertemuan sejumlah tokoh calon pemimpin organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia tersebut.

Tiga dari empat Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI diketahui hadir langsung di Maluku dalam momentum tersebut.

Kehadiran para kandidat dinilai menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi, konsolidasi, sekaligus menyerap aspirasi kader HIPMI di kawasan timur Indonesia menjelang Munas HIPMI 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua kandidat, yakni Reynaldo Bryan dan Ade Jona Prasetyo, hadir bertepatan dengan pelaksanaan Forum Bisnis BPD HIPMI Maluku.

Keduanya tampil sebagai pembicara dalam forum tersebut dan memanfaatkan momentum untuk memperkenalkan gagasan serta arah kepemimpinan yang akan dibawa jika terpilih memimpin BPP HIPMI periode mendatang.

Dalam rentetan sesi diskusi bersama kader dan pengusaha muda Maluku, Reynaldo Bryan menekankan pentingnya memperkuat peran HIPMI sebagai motor penggerak investasi daerah, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-475, Pemkot Ambon Tanam 5.000 Gadihu dan Wajibkan ASN Aktifkan IKD

Ia juga mendorong terciptanya konektivitas bisnis antardaerah dan peningkatan ruang bagi pengusaha muda lokal untuk masuk dalam proyek-proyek strategis nasional.

Dukungan terhadap Reynaldo Bryan juga menguat di Maluku. Dalam dinamika internal organisasi, BPD HIPMI Maluku diketahui telah memberikan rekomendasi dukungan kepada Reynaldo Bryan untuk maju sebagai Calon Ketua Umum BPP HIPMI pada Munas XVIII mendatang.

Sementara itu, Ade Jona Prasetyo hadir membawa semangat kolaborasi dan transformasi digital bagi pengusaha muda nasional.

Dalam pemaparannya, Ade menyoroti pentingnya adaptasi teknologi, penguatan UMKM, serta pembangunan ekosistem bisnis yang inklusif sebagai fondasi menghadapi tantangan ekonomi global menuju Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, kandidat lainnya, Antoni Leong, tiba di Ambon sehari setelah seluruh rangkaian kegiatan wajib BPD HIPMI Maluku berakhir.

Meski demikian, kunjungan tersebut tetap menjadi bagian dari agenda konsolidasi menjelang Munas HIPMI 2026.

Dalam jadwal kegiatannya di Ambon, Antoni mengajak jajaran BPD HIPMI Maluku melakukan kunjungan bersama ke BMPP Nusantara 1 Ambon sebagai bagian dari penguatan jejaring bisnis dan investasi.

Baca Juga :  DPRD Ambon Uji Publik Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Antoni sendiri dikenal membawa visi penguatan konektivitas usaha nasional dan internasional melalui perluasan jaringan bisnis antarwilayah.

Ia juga mendorong HIPMI agar lebih aktif membuka akses pasar dan kemitraan strategis bagi pengusaha muda Indonesia.

Sementara satu kandidat lainnya, Afifuddin Kalla, meski belum hadir di Maluku dalam momentum tersebut, tetap menjadi bagian dari kontestasi menuju kursi Ketua Umum BPP HIPMI.

Afifuddin mengusung gagasan penguatan ekosistem usaha berkelanjutan, pengembangan industri berbasis inovasi, serta peningkatan kapasitas kader HIPMI agar mampu bersaing di tingkat global.

Munas XVIII BPP HIPMI 2026 dipandang sebagai momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan, terutama di tengah tantangan ekonomi nasional, transformasi digital, dan kebutuhan memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan daerah.

Kehadiran para kandidat di Maluku menunjukkan bahwa kawasan timur Indonesia kini semakin diperhitungkan dalam peta strategis HIPMI nasional.

Selain memiliki potensi sumber daya yang besar, Maluku dinilai memiliki posisi penting dalam agenda hilirisasi, investasi maritim, hingga pengembangan ekonomi berbasis kepulauan yang menjadi perhatian pemerintah pusat.***

Berita Terkait

Dua Penambang Tewas di Tengah Operasi Penutupan Tambang Sinabar Huamual
Polisi Soroti Miras dan Narkoba di Tambang Sinabar Huamual
“Tau Tanam, Tau Rawat” Gadihu Sepanjang Jalan Transit Passo Mati Kering
BP3 Ambon Gandeng SUPM akan jadi pusat Sertifikasi Bahasa Jepang
Keputusan Menhub 8 Jam Kerja, UPPKB Passo Hanya Kerja 3 Jam
Diduga UPPKB Passo Pilih Kasih Penertiban Kendaraan
Penertiban Tambang Cinnabar Iha Didorong Jadi Momentum Jaga Keamanan dan Ketertiban
PC IMM SBB: Kinerja Fiskal Pemkab SBB Layak Diapresiasi, Hak ASN hingga PPPK Terjamin

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:47 WIT

Dua Penambang Tewas di Tengah Operasi Penutupan Tambang Sinabar Huamual

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:11 WIT

Polisi Soroti Miras dan Narkoba di Tambang Sinabar Huamual

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:21 WIT

“Tau Tanam, Tau Rawat” Gadihu Sepanjang Jalan Transit Passo Mati Kering

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:02 WIT

BP3 Ambon Gandeng SUPM akan jadi pusat Sertifikasi Bahasa Jepang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:58 WIT

Keputusan Menhub 8 Jam Kerja, UPPKB Passo Hanya Kerja 3 Jam

Berita Terbaru

Daerah

Polisi Soroti Miras dan Narkoba di Tambang Sinabar Huamual

Senin, 24 Agu 2026 - 23:11 WIT