legalitas Sopi Dilarang Keras Ketua KNPI Kota Ambon

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 23:07 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

‎Ambon, GardaMaluku.com : Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ambon, Gunawan Mochtar menolak dengan keras minuman keras (Miras) dilegalitaskan.

Hal ini disampaikannya pada media di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Rabu (30/09/2026).

Minuman khas Maluku itu menuai penolakan dari masyarakat bahkan ketua KNPI tersebut, lantaran akan memiliki efek atau dampak yang tidak baik pada lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Gunawan, pihaknya tidak setuju dan sependapat terhadap Argumentasi Walikota Ambon beberapa waktu lalu untuk melegalkan Sopi.

“Polemik sopi ini sering kali menjadi pemicu utama masalah yang timbul di tengah masyarakat, sehingga saya melarang keras,” tegasnya.

‎

‎Ditambahkannya, pola konsumsi sebagian besar masyarakat kota belum siap jika minuman tersebut dilegalkan secara bebas di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Ketua KNPI Buru, Abdullah Umar; Target Arah Menuju Bupolo Berseri

‎

‎​”dari sekian banyak masyalah yang terjadi, pastinya konflik di tengah masyarakat berawal dari Sopi, berbeda dengan daerah lain, rata-rata konsumen di sini kalau minum tidak cukup satu botol pasti mau tambah dua, tiga, hingga empat botol. Setelah mabuk, akhirnya memicu tindak ulah atau keresahan,” ungkapnya.

‎

‎Dirinya berkomentar tentang gagasan Pemerintah Daerah yang menilai kenaikan harga Sopi hingga belasan kali lipat dari harga sebelumnya yang diketahui sekitar 20-30ribu per botol.

‎

‎​”Soal wacana bahwa harga, saya rasa itu tidak bisa dijadikan acuan. Berapa pun harganya, penikmat Sopi akan tetap membeli. Lagipula, pasti akan muncul pedagang-pedagang kecil atau lapak ilegal di pemukiman yang menjual dengan harga di bawah standar resmi,”jelas Gunawan.

Baca Juga :  Meningkatan Imunitas Tubuh Lewat Program Senam Jantung Sehat

‎

Dirinya mengingatkan kembali kondisi psikologis dan tata kehidupan sosial masyarakat Kota Ambon, pascakonflik tahun 1999 yang dinilainya masih dalam proses pemulihan secara bertahap.

‎

‎​”kita bisa lihat pada tahun 1999 pasca konflik, belum sepenuhnya pulih seperti sedia kala. Kita masih membutuhkan beberapa generasi lagi untuk mengembalikan pola kehidupan sosial, adat, dan kebersamaan sebelum tahun 1999,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjut Gunawan, aturan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Walikota Ambon (Perwali) untuk melokalisasi atau melegalkan Sopi saat ini belum layak dan belum saatnya diberlakukan di Kota Ambon.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLHP Kota Ambon Akan Evaluasi Retribusi Sampah Pelaku Usaha
Bahas Revisi RT/RW, Pansus DPRD Ambon Soroti Kepastian Izin Usaha
Peringati Maulid Nabi 1448H, Walikota Minta Contohi Akhlak Mulia Rasulullah
Danrem Binaiya Brigjen Raffles Hadir, Kodam Pattimura Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Media di Ambon
69 Ruko Pasar Mardika Minta Diselamatkan, PMII Tagih Sikap Tegas Pemprov dan DPRD Maluku
14 Titik Jembatan Dipantau, Danrem Raffles Perkuat Patroli Kewilayahan di Maluku
Sekot buka Biktek DWP dan Keluarga
Selanno : APBD Kota Ambon Naik Rp1,2T ‎

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:01 WIT

DLHP Kota Ambon Akan Evaluasi Retribusi Sampah Pelaku Usaha

Rabu, 30 September 2026 - 23:54 WIT

Bahas Revisi RT/RW, Pansus DPRD Ambon Soroti Kepastian Izin Usaha

Rabu, 30 September 2026 - 23:07 WIT

legalitas Sopi Dilarang Keras Ketua KNPI Kota Ambon

Rabu, 30 September 2026 - 22:46 WIT

Peringati Maulid Nabi 1448H, Walikota Minta Contohi Akhlak Mulia Rasulullah

Rabu, 30 September 2026 - 18:40 WIT

Danrem Binaiya Brigjen Raffles Hadir, Kodam Pattimura Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Media di Ambon

Berita Terbaru

AMBON

legalitas Sopi Dilarang Keras Ketua KNPI Kota Ambon

Rabu, 30 Sep 2026 - 23:07 WIT