Tuhenay Tegas di Forum Bisnis HIPMI SBB: Kita Tidak Kekurangan Potensi, Kita Butuh Kolaborasi Nyata

- Redaksi

Sabtu, 10 Mei 2025 - 10:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Piru, GardaMaluku.com– Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tidak kekurangan sumber daya, tetapi terlalu lama kekayaan alam dan potensi ekonomi lokal dibiarkan stagnan tanpa sentuhan investasi strategis.

Pesan itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) SBB, Ampu Tuhenay, dalam Forum Bisnis BPC HIPMI Kabupaten SBB, Jumat (9/5) di Amboina Hotel, Piru.

“Kita tidak kekurangan potensi. Yang kita butuhkan adalah kolaborasi nyata untuk menggerakkan ekonomi dari hulu ke hilir—mulai dari tambang sampai UMKM, semua harus terlibat,” tegas Tuhenay di hadapan pelaku usaha, mitra perbankan, dan penggerak ekonomi daerah lainnya.

Forum ini bukan sekadar pertemuan seremonial. DPMPTSP tampil membawa peta jalan investasi berbasis data dan realitas lapangan.

Dari potensi geologis seperti nikel dan emas di Kecamatan Seram Barat, hingga ekosistem UMKM yang butuh dukungan legalitas, pembiayaan, dan pasar—seluruhnya dipetakan sebagai bagian dari satu strategi besar: membangun ekonomi inklusif SBB.

“Kami tidak menunggu investor datang sendiri. Kami buka data, siapkan kemudahan izin, dan fasilitasi UMKM agar naik kelas jadi mitra strategis proyek investasi. Pemerintah bukan pengawas pasif, tapi penggerak aktif,” ujar Tuhenay lugas.

Tantangan infrastruktur, digitalisasi data investasi, hingga pasokan energi tak luput dari pembahasan.

Namun pemerintah daerah memilih menjawab tantangan tersebut lewat sinergi: regulasi yang adaptif, platform komunikasi terbuka, dan promosi investasi yang ditargetkan secara presisi.

Baca Juga :  BPD HIPMI Maluku Gelar RBPL, Attamimi: Sinergi Kader Muda Menuju Demokrsi BPD Maluku

Forum ini juga menghadirkan Ketua Dekranasda Kabupaten SBB serta perwakilan BRI Unit Piru, yang menyoroti pengembangan industri kreatif dan akses pembiayaan yang inklusif sebagai motor pelengkap penggerak ekonomi lokal.

Dengan pendekatan kolaboratif, DPMPTSP menjadikan forum ini sebagai tonggak awal pergeseran paradigma: dari potensi yang terabaikan menuju pemanfaatan ekonomi terukur, terencana, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Investasi bukan hanya angka dan modal. Investasi adalah kemitraan, manfaat, dan keberlanjutan. Dan SBB siap jadi rumah bagi investasi yang punya visi jangka panjang,” tutup Tuhenay.***

Berita Terkait

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing
224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi
Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi
Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong
Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru
Putuhena Dinilai Layak Pimpin Kemenag Seram Bagian Barat

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:40 WIT

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Jumat, 11 September 2026 - 13:09 WIT

224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi

Jumat, 11 September 2026 - 10:24 WIT

Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIT

Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong

Rabu, 9 September 2026 - 20:56 WIT

Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap

Berita Terbaru