GardaMaluku.com: AMBIN,- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Peradilan Semu atau Pattimura Moot Court Congressio (PMCC) adalah salah satu UKM yang berada di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pattimura.
UKM PMCC yang sudah didirikan sejak 08 Januari 2015 ini, memiliki fokus di bidang praktek yang menitikberatkan pada kemahiran dan keterampilan dalam hukum acara.
Dengan fokus tersebut, UKM PMCC telah menjalin kerja sama dan mempunyai hubungan dengan dunia aparat penegak hukum, dari penyidik, advokat, jaksa, hingga hakim. Kerja sama dan kolaborasi ini tentu saja menjadi penting, demi menyukseskan tujuan besar tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama UKM PMCC berproses, banyak prestasi gemilang yang telah diraih pada kompetisi tingkat nasional berkat hasil kerja sama dan kolaborasi dengan praktisi hukum. Salah satu bukti nyata prestasi tersebut ialah UKM PMCC telah meraih beberapa nominasi penghargaan berupa Majelis Hakim Terbaik, Penuntut Umum Terbaik, Penasihat Hukum Terbaik, serta Berkas Penyidikan terbaik pada event National Moot Court Competition Anti Human Trafficking Piala Prof. Hilman Hadikusuma IV yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Lampung di tahun 2025 lalu.
Dalam mengikuti ajang nasional, UKM PMCC selalu berusaha menjadi wadah untuk pengembangan sumber daya manusianya di dunia peradilan. Hal ini ditunjang dengan salah satu program kerja, berupa Mooting Class sebagai program tahunan yang selalu dijalankan oleh salah satu divisi UKM PMCC yaitu Divisi Mooting. Tujuannya ialah memberikan pelatihan pembuatan berkas perkara untuk anggota baru dan pengurus aktif UKM PMCC.
Pada program kerja ini, para aparat penegak hukum akan dihadirkan sebagai pemateri juga membantu memeriksa berkas perkara yang telah dibuat oleh anggota baru dan pengurus UKM PMCC.
Salah satu praktisi hukum yang terlibat aktif dan berkolaborasi dengan UKM PMCC untuk menyukseskan program kerja ini adalah Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., praktisi sekaligus Hakim Pengadilan Negeri Ambon.
Sejak tahun 2024 Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., telah aktif memberikan materi-materi hukum pada program kerja yang sama.
Selain sebagai pemateri, Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., juga telah bertindak sebagai juri pada Internal Moot Court Competition (IMCC) yang diselenggarakan oleh UKM PMCC di awal tahun 2025.
Di tahun yang sama, Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., juga ditunjuk oleh Pengadilan Negeri Ambon untuk membimbing serta membantu Delegasi UKM PMCC untuk mengikuti kompetisi nasional.
Selama proses kompetisi berjalan, delegasi yang berisikan 18 (delapan belas) anggota delegasi selalu berkoordinasi dan mendapatkan arahan oleh Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., terkait berkas perkara pidana pada ranah hakim ataupun pengadilan.
Kerja sama juga bantuan yang terjalin, tidak berhenti sampai disana. Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., kembali dipercayai oleh Pengadilan Negeri Ambon sebagai pemateri di program kerja yang sama, yaitu Mooting Class pada November 2025.
Materi yang dipaparkan berupa penalaran hukum dan tata cara penyusunan berkas perkara pada ranah hakim, baik putusan sela maupun putusan akhir. Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., juga menjelaskan secara rinci kepada anggota baru dan seluruh pengurus UKM PMCC terkait tata cara menyusun pertimbangan hukum bagi hakim dalam memutus suatu perkara pidana pada tingkat pertama.
Hingga di tahun 2026, dalam kolaborasi antara UKM PMCC dengan beberapa praktisi hukum, Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., menjadi salah satu juri untuk melakukan penilaian terhadap berkas perkara pidana yang telah dikerjakan oleh anggota baru dan pengurus UKM PMCC. Hasil dari penilaian tersebut, menjadi penentu untuk meraih nominasi berkas perkara terbaik dari masing-masing kelompok.
Kerja sama dan kolaborasi yang sudah dibangun antara UKM PMCC bersama Dedy Lean Sahusilawane, S.H., M.H., adalah salah satu bentuk nyata komitmen dan tujuan untuk melatih kemahiran dan keterampilan praktek hukum acara bagi mahasiswa. Ini bukan sekedar kerja sama dan kolaborasi saja, tetapi bagi UKM PMCC membangun hubungan dengan praktisi hukum adalah langkah besar dan momentum untuk membentuk kualitas calon tunas yuris bangsa yang handal dan berkompeten sekaligus mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa fakultas hukum dengan para praktisi hukum.
Komitmen ini tentu saja dibangun dengan kesadaran regenerasi yang kuat, itulah sebabnya kehadiran praktisi hukum bagi UKM PMCC selalu menjadi kunci utama untuk bisa memenangkan berbagai kompetisi nasional di masa sekarang sampai masa yang akan datang.(***/Redaksi)


















