61 Formasi Guru Menghilang, GMPI Maluku Desak Audit Seleksi PPPK Kota Ambon

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 21:31 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, GardaMaluku.com— Pimpinan Wilayah Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Provinsi Maluku, Bansa Hadi Sella, mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap proses Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Tahap II Tahun 2025 di Kota Ambon.

Desakan ini muncul menyusul dugaan hilangnya 61 formasi guru kelas Sekolah Dasar (SD) untuk pelamar kategori R5 (alumni PPG Prajabatan) dalam pengumuman hasil seleksi yang dirilis pada 4 Juli 2025.

“Formasi tersebut telah ditetapkan berdasarkan pemetaan kebutuhan riil oleh Ditjen GTK. Anehnya, tak satu pun alumni PPG dinyatakan lulus. Ini janggal dan menimbulkan kecurigaan terhadap integritas proses seleksi,” tegas Bansa dalam keterangannya, Selasa (8/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GMPI menilai absennya alumni PPG Prajabatan—yang merupakan lulusan pendidikan profesi resmi dengan standar kompetensi tinggi—merupakan bentuk ketidakadilan yang mencoreng prinsip meritokrasi dalam rekrutmen ASN.

Baca Juga :  F- Golkar Ambon Minta Data Penerima BPJS Harus "Clean & Clear"

Lebih jauh, GMPI Maluku juga mengungkap dugaan pelanggaran administratif lainnya. Tiga peserta dari kategori R4 (guru non-ASN di sekolah negeri) yang dinyatakan lulus disebut tidak tercatat dalam Data GTK maupun Dapodik.

Selain itu, 17 peserta lain dinyatakan lolos meski belum memenuhi syarat masa kerja minimal dua tahun atau empat semester.

“Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi menyentuh aspek moralitas dan keadilan. Bagaimana mungkin mereka yang tidak memenuhi syarat bisa lolos, sementara formasi sah bagi alumni PPG justru lenyap tanpa penjelasan?” ujar Bansa.

Terkait hal tersebut, GMPI Maluku menyampaikan empat tuntutan kepada pemerintah pusat dan instansi terkait:

  1. Audit total terhadap proses dan hasil seleksi PPPK Guru Tahap II Kota Ambon oleh BKN, BKPSDM, KemenPAN-RB, dan Ombudsman RI.
  2. Pembatalan kelulusan peserta yang terbukti tidak memenuhi syarat teknis maupun administratif.
  3. Pengembalian 61 formasi guru kelas SD kepada pelamar kategori R5 (alumni PPG Prajabatan), sesuai hasil pemetaan Ditjen GTK.
  4. Pemberian sanksi tegas, baik administratif maupun hukum, terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran atau pembiaran.
Baca Juga :  PT. Waragonda Mineral Pratama Dipolisikan Warga Negeri Haya

Bansa menegaskan, apabila seleksi ASN tidak dijalankan secara jujur dan profesional, maka yang terjadi bukanlah rekrutmen berbasis kompetensi, melainkan praktik yang merusak sistem pendidikan.

“Guru yang terpilih bukan karena kemampuan, tapi karena permainan. Ini sangat berbahaya bagi masa depan pendidikan kita,” tandasnya.

GMPI Maluku mendesak pemerintah pusat segera turun tangan guna menyelidiki persoalan ini secara terbuka, demi menjaga kepercayaan publik dan menjamin keadilan bagi para calon guru profesional hasil didikan negara. ***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantu Warga Terdampak Karhutla, Koramil Bula Distribusikan Masker dan Air Bersih
Peduli Dampak Kabut Asap, Protokol Pemkot Ambon Bagikan 5.000 Masker
Perkuat Komitmen Dukungan Prabowo 2 Peridoe, Subhan Pattimahu Dorong Konsolidasi Golkar hingga Desa Kelurahan
Peduli Kesehatan Warga di Tengah Kepungan Asap, Atmiko Jaya Nusantara dan BMH Maluku Bagikan 1.000 Masker di Ambon
Kasus ISPA Meningkat, DPRD Minta Masyarakat waspada Kabut Asap Karhutla
Hadapi Karhutla, Kecamatan Teluk Ambon Buat Gerakan Bagi Masker
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Wali Kota Ambon Berlakukan WFH dan PJJ
Raih Pengakuan Best Practice, Lisa Wattimena: Perkuat Tata Kelola Dan Pelaksaan Program PKK Lebih Baik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Bantu Warga Terdampak Karhutla, Koramil Bula Distribusikan Masker dan Air Bersih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:09 WIT

Peduli Dampak Kabut Asap, Protokol Pemkot Ambon Bagikan 5.000 Masker

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:13 WIT

Perkuat Komitmen Dukungan Prabowo 2 Peridoe, Subhan Pattimahu Dorong Konsolidasi Golkar hingga Desa Kelurahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:18 WIT

Peduli Kesehatan Warga di Tengah Kepungan Asap, Atmiko Jaya Nusantara dan BMH Maluku Bagikan 1.000 Masker di Ambon

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:23 WIT

Kasus ISPA Meningkat, DPRD Minta Masyarakat waspada Kabut Asap Karhutla

Berita Terbaru