Skandal Sianida di Maluku, Dua Oknum Polisi Diduga Terlibat

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 23:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com– Penggerebekan puluhan karung berisi bahan kimia berbahaya Sianida oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku menguak dugaan praktik bisnis gelap yang menyeret dua oknum anggota kepolisian.

Seorang di antaranya bertugas di Polres Maluku Barat Daya, sementara lainnya disebut berasal dari Ditpolairud Polda Maluku.

Hartini, pemilik ruko yang menjadi lokasi penggerebekan, menegaskan bahwa Sianida tersebut bukan miliknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku hanya menjadi perantara dan tempat penitipan sementara, dengan tujuan barang itu dikembalikan kepada pemilik di Surabaya.

“Jumlah keseluruhan itu 300 karton. Yang digrebek itu hanya sisa. Saya bukan pembeli, bukan pemilik. Barang itu dititip untuk dikembalikan,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis (25/9/2025).

Dalam keterangannya, Hartini menyebut nama seorang oknum polisi berinisial Eric (alias) yang bertugas di Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, sebagai pihak yang pertama kali memintanya mencarikan Sianida di Surabaya pada 2023.

Baca Juga :  Polresta Pulau Ambon-KPA Gamapala Tanam 79 Mangrove Jelang HUT Bhayangkara

Transaksi awal gagal karena pembayaran tak kunjung dipenuhi. Namun, pada akhir 2024, Eric kembali memesan dengan memberikan uang muka. Sebanyak 300 karton Sianida pun dikirim ke Ambon pada Januari 2025, tetapi kemudian disita polisi.

Hartini mengaku sempat diminta menyerahkan sejumlah uang agar barang tidak disita. Ia menyebut lebih dari Rp100 juta sudah keluar, baik secara tunai maupun transfer, untuk memenuhi permintaan tersebut.

Barang kemudian sempat dikirim menggunakan dua truk menuju Pulau Buru, tetapi kembali dirazia di kawasan Tugu Pacul, Ambon.

Sianida itu lalu dititipkan di rumah seorang warga bernama Wahyudi, sebelum hilang sebagian besar. Hingga kini, dari total 300 karton, hanya 35 karung yang berhasil dikembalikan.

Baca Juga :  Perum Bulog Maluku - Malut Salurkan Bantuan Pangan Kota Ambon 

Hartini juga menyinggung keterlibatan seorang pria bernama Irvan (inisal) yang disebut sebagai rekan satu angkatan Eric.

Menurutnya, Irvan sempat meminta tambahan Rp30 juta dengan ancaman akan melaporkan barang tersebut ke Polres Buru bila tak dipenuhi.

“Saya ini terus diperas. Kalau ditotal, kerugian saya sudah hampir satu miliar rupiah,” ungkap Hartini.

Ia menegaskan akan membawa kasus ini ke Mabes Polri. Bukti-bukti berupa rekaman transaksi, termasuk video pertemuan di salah satu hotel di Ambon, disebut sudah disiapkan untuk dilaporkan.

“Semua bukti akan kami serahkan ke Mabes Polri. Saya hanya perantara, tapi malah jadi korban pemerasan,” tegasnya.***

 

Berita Terkait

FKP 2026 BPBL Ambon Diharapkan Dapat Meningkatkan Kualitas Sektor Perikanan
Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan
Kepala Desa Luhu Tidak Bisa Diberhentikan Karena Tekanan Kepentingan Kelompok, Alvin: Harus Sesuai Aturan Hukum
Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda
PKM IAKN Ambon di Tulehu Perkuat Tata Kelola Desa Digital dan Kesadaran Lingkungan
Latuconsina : Jangan Sampai Pengusaha Lokal Jadi Penonton di Negeri Sendiri
Pemprov Maluku Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK
BULOG Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Jaga Stabilitas Harga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:09 WIT

FKP 2026 BPBL Ambon Diharapkan Dapat Meningkatkan Kualitas Sektor Perikanan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59 WIT

Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:41 WIT

Kepala Desa Luhu Tidak Bisa Diberhentikan Karena Tekanan Kepentingan Kelompok, Alvin: Harus Sesuai Aturan Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:18 WIT

Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda

Senin, 15 Juni 2026 - 15:03 WIT

PKM IAKN Ambon di Tulehu Perkuat Tata Kelola Desa Digital dan Kesadaran Lingkungan

Berita Terbaru