Garda Maluku.com, Piru — Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggenjot implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan sebagai upaya memperkuat layanan dasar di tingkat masyarakat melalui Posyandu.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan kegiatan dalam rangka Hari Posyandu Nasional yang dipusatkan di Dusun Taman Jaya, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Rabu (29/4/2026). Kegiatan dipimpin Ketua Tim Pembina Posyandu SBB, Ny. Yeni Rosbayani Asri.
Fokus kegiatan diarahkan pada optimalisasi enam indikator layanan dasar kesehatan, meliputi pelayanan kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, usia produktif dan lansia, keluarga berencana, sanitasi dan air bersih, serta pencegahan dan penanggulangan penyakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yeni menegaskan, pemahaman menyeluruh terhadap enam SPM menjadi kunci agar layanan kesehatan di Posyandu berjalan efektif dan tepat sasaran.
“SPM harus menjadi acuan utama dalam pelayanan. Dengan begitu, kualitas layanan bisa terjaga dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kader, pemerintah desa, kecamatan hingga kabupaten, dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dan koordinasi lintas sektor.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Pemerintah daerah menilai peningkatan kapasitas kader dan sistem layanan menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan warga di SBB.
Dengan penguatan implementasi SPM, Posyandu di SBB diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih terstruktur, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ***


















