Diduga Kandidat Calon Sekot Ambon Tunggangi Demo di Balai Kota

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 12:32 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Gardamaluku.com : AMBON,- Perebutan kursi Sekretaris Daerah Kota Ambon, ternyata menjadi seksi dan kian menarik.

Pasalnya, proses assesment yang notabene adalah murni kepentingan birokrasi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, mulai disusupi oleh intrik “nakal” dengan jalan mencari – cari dugaan kesalahan yang belum terbukti antara sesama kandidat bakal calon.

Termasuk demonstrasi yang terjadi hari ini Jumat, (17/04/2024) sekitar pukul 10.00 WIT di pelataran Balai Kota Ambon oleh segelintir orang mengatasnamakan konsorsium LSM Maluku, menyuarakan dugaan korupsi di tahun 2024 dengan menyeret nama Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Persampahan, Apries Gasperz.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan lantang para pendemo sekitar sepuluh orang itu, meminta agar Panita Seleksi (Pansel) serta Walikota Ambon segera menggugurkan nama Apries Gaspersz dari bursa Bakal Calon Sekot, karena diduga terlibat temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadapa belanja ATK saat dirinya masih menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebesar Rp. 3 Miliyar tahun 2022 dan Belanja Makan Minum pada Sekretariat DPRD Kota Ambon tahun 2024 sebesar Rp. 800 juta yang saat itu, Gaspersz menjabat sebagai Sekretariat DPRD Kota Ambon.

Muncul spekulasi, kuat dugaan demo tersebut ditunggangi oleh beberapa pejabat pada lingkup Pemerintah Kota Ambon, mengatur skenario demo bahkan termasuk postingan pada beberapa laman media sosial seperti tik tok dan facebook untuk menjatuhkan kredibilitas nama baik dari Apries Gaspersz.

Baca Juga :  Soal Laporan Pencemaran Nama Baik di WhatsApp, Kuasa Hukum Tegaskan Hendrik Lewerissa Hormati Proses Hukum

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, salah satu nara sumber yang namanya enggan disebutkan mengatakan, pada malam hari beberapa waktu sebelumnya telah terjadi pertemuan antara beberapa pejabat Pemkot Ambon di kediaman pribadi dari salah satu pejabat.

Ironinya, dalam pertemuan tersebut ternyata selain beberapa pimpinan OPD tetapi didalamnya ada juga hadir salah satu kandidat bakal calon Sekot Ambon.

Pertemuan itu, disinyalir mengatur segala intrik untuk mengeliminasi nama Apries Gaspersz dari panggung kontestasi Seleksi Sekot Ambon.

Pembelaan Pendemo

Secara terpisah salah satu orator demo, Alwi Rumadan, Ketua LSM Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia Provinsi Maluku saat dikonfirmasi media ini via pesan whatsapp seusai demo secara tegas mengatakan bahwa kehadiran mereka saat ini, murni untuk kepentingan penegakan hukum, tidak ada kaitannya dengan proses seleksi calon Sekot Ambon yang sementara berlangsung.

“Perlu saya tegaskan aksi kita hari ini yang berlangsung di Balai Kota Ambon tidak ditunggangi oleh kepentingan apapun dan dengan siapapun,” tegas dirinya.

Baca Juga :  DPRD Soroti Realisasi Program Pemkot Ambon Dibawah 30 ℅

Menurut Rumadan, pihaknya sama sekali tidak mencampuri urusan assesment Calon Sekretaris Kota Ambon, karena itu menjadi tanggung jawab dari panitia seleksi.

“Sapapun yang terpilih menjadi Sekot Ambon definitif kami akan menghormati keputusan itu, karena itu tanggung jawabnya Pansel dan hak dari Walikota Ambon,” ucapnya.

Dirinya juga menambahkan berkaitan dengan munculnya spekulasi soal aksi demo yang bergerak bersamaan dengan proses seleksi Calon Sekot, dirinya tidak mau memperdulihkannya, karena pihaknya memiliki alasan yang jelas.

“Biarlah semua orang berasumsi demikian, muncul pertanyaan kenapa baru sekarang baru dilaksanakan aksi ini ? Karena sesuai dengan hasil investigasi yang baru saja mereka dapati, sehingga baru bisa digelarnya saat sekarang,” tutur Rumadan.

Dirinya meminta agar kasus seperti ini jangan diabaikan oleh Walikota Ambon, sehingga kedepan terjadi perubahan demi kebaikan pemerintah dan terlepas dari masalah-masalah korupsi.

Selain nama Apries Gaspersz, beredar di laman tik tok dari salah satu “akun fake” atau akun bodong nama Plt. Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette juga turut terbawa,

Sapulette juga dikaitkan dengan Tindak Pidana Pencucian Uang, ketika dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Ambon. (Atick.T)

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpanjang kontrak PPPK Melalui Penilaian kinerja
Cegah Stunting Sejak Dini, Toisuta : Pastikan Gizi dan Kesehatan Anak Yang Utama
Angka HIV Meningkat, Walikota : Stop Sex Bebas
Mabuk Jadi Penyebab Masalah, Bodewin : Perlu Pengendalian dan Pengawasan Minuman Alkohol
PENTAS Jadi Fokus SMPN 6 Ambon
Pemkot Ambon Mendorong LPPD Perkuat Pembinaan Musik Pada Generasi Muda
Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon
Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:03 WIT

Perpanjang kontrak PPPK Melalui Penilaian kinerja

Rabu, 23 September 2026 - 22:29 WIT

Cegah Stunting Sejak Dini, Toisuta : Pastikan Gizi dan Kesehatan Anak Yang Utama

Rabu, 23 September 2026 - 22:02 WIT

Angka HIV Meningkat, Walikota : Stop Sex Bebas

Rabu, 23 September 2026 - 21:59 WIT

Mabuk Jadi Penyebab Masalah, Bodewin : Perlu Pengendalian dan Pengawasan Minuman Alkohol

Rabu, 23 September 2026 - 13:31 WIT

PENTAS Jadi Fokus SMPN 6 Ambon

Berita Terbaru

KEPULAUAN TANIMBAR

FH UNLESA Kembali Luluskan Sarjana Hukum, Dekan Titip Pesan Integritas

Kamis, 24 Sep 2026 - 02:18 WIT

AMBON

Perpanjang kontrak PPPK Melalui Penilaian kinerja

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:03 WIT

AMBON

Angka HIV Meningkat, Walikota : Stop Sex Bebas

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:02 WIT