Klarifikasi Dinas Kesehatan SBT Terkait Capaian SPM Kesehatan: Komitmen Maksimalkan Layanan Dasar Kesehatan di Tahun 2025

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025 - 21:30 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Bula, GardaMaluku.com– Menanggapi informasi yang beredar di media terkait rendahnya capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kepala Dinas Kesehatan SBT, Punira Kilwalaga memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan persepsi publik dan menunjukkan langkah-langkah perbaikan yang sedang ditempuh.

SPM bidang kesehatan merupakan ketentuan pelayanan dasar yang wajib diberikan kepada setiap warga negara sebagai hak dasar. Dinas Kesehatan SBT saat ini menerapkan 12 indikator SPM yang mencakup:

  1. Pelayanan kesehatan ibu hamil
  2. Pelayanan kesehatan ibu bersalin
  3. Pelayanan kesehatan bayi baru lahir
  4. Pelayanan kesehatan balita
  5. Pelayanan kesehatan usia pendidikan dasar
  6. Pelayanan kesehatan usia produktif
  7. Pelayanan kesehatan usia lanjut
  8. Pelayanan penderita hipertensi
  9. Pelayanan penderita diabetes melitus
  10. Pelayanan orang dengan gangguan jiwa berat
  11. Pelayanan orang terduga tuberculosis (TBC)
  12. Pelayanan orang dengan risiko terinfeksi HIV

Capaian Tahun 2024: Dilakukan, namun Belum Maksimal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data tahun 2024, kata Kilwalaga seluruh indikator telah dijalankan. Namun, sebanyak tujuh indikator masih menunjukkan capaian di bawah 60% dan tergolong belum tuntas. Indikator-indikator tersebut meliputi:

  • Pelayanan kesehatan ibu hamil
  • Pelayanan kesehatan ibu bersalin
  • Pelayanan bayi baru lahir
  • Pelayanan usia pendidikan dasar
  • Pelayanan penderita hipertensi
  • Pelayanan penderita diabetes melitus
  • Pelayanan orang terduga TBC dan orang dengan risiko HIV
Baca Juga :  Pemuda Muhammadiyah Maluku Ragukan Komitmen Kenetralan PJ Bupati SBB

Kilwalaga menjelaskan, faktor utama yang menghambat capaian tersebut adalah pengalokasian anggaran yang belum maksimal, serta belum optimalnya kinerja pelaksanaan program terkait di lapangan.

Tahun 2025: Pemerintahan “Gerak Cepat” Genjot Perbaikan

Dalam pemerintahan baru bertajuk Gerak Cepat, Dinas Kesehatan SBT berkomitmen penuh untuk meningkatkan kinerja dan capaian SPM.

Hingga semester I tahun 2025, beberapa indikator telah menunjukkan perbaikan signifikan dan dinyatakan “Tuntas Muda”, yaitu telah tuntas sesuai kapasitas pengukuran semesteran.

Baca Juga :  Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar

Namun, Kilwalaga akui, terdapat sejumlah indikator yang hanya bisa diukur secara tahunan sehingga belum bisa dinyatakan tuntas sepenuhnya pada pertengahan tahun ini.

“Target capaian SPM secara paripurna memang belum bisa kami tuntaskan tahun ini, karena kami masih menjalankan program berdasarkan perencanaan dan anggaran yang disusun oleh pemerintahan sebelumnya. Beberapa indikator belum memiliki alokasi anggaran yang memadai,” jelas Kilwalaga.

Pihaknya berharap dalam proses perubahan anggaran mendatang, kebutuhan yang belum terakomodasi bisa mendapatkan alokasi tambahan agar pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat dapat ditingkatkan secara merata dan berkualitas.

Komitmen dan Transparansi

Sebagai bentuk transparansi, laporan capaian SPM Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur telah disampaikan melalui sistem e-SPM Kementerian Dalam Negeri untuk tahun 2024 maupun 2025.

Kilwalaga menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki pelayanan kesehatan dasar sebagai wujud perlindungan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon
Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih
Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali
240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar
Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi
Pemkot Ambon Tegaskan P3K Wajib Taat Asas Dalam Bekerja

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:33 WIT

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon

Selasa, 22 September 2026 - 19:56 WIT

Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Selasa, 22 September 2026 - 14:53 WIT

240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIT

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Berita Terbaru

KEPULAUAN TANIMBAR

Tanah, Tanaman dan Harapan Warga Lermatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:12 WIT

AMBON

PENTAS Jadi Fokus SMPN 6 Ambon

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:31 WIT