Merayakan 80 Tahun Maluku Penuh Harmoni, KNPI Urai Makna Tema HUT Provinsi

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com– Provinsi Maluku bersiap memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 pada 19 Agustus. Dengan tema besar “Merajut Harmoni, Membangun Negeri”, perayaan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan, sekaligus menegaskan komitmen membangun Maluku dengan semangat persatuan.

Belakangan, publik sempat menyoroti pernyataan Wakil Gubernur Maluku, Abdulah Vanath, yang beredar di media sosial dan menimbulkan beragam tafsir.

Namun, dinamika politik yang muncul tidak seharusnya menenggelamkan semangat HUT ke-80. Sebaliknya, momentum ini harus menjadi pengingat bahwa kepentingan rakyat jauh lebih penting daripada perbedaan pandangan di tingkat elite.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bidang Pengelolaan Opini dan Media Sosial DPD KNPI Maluku, Muhammad Fahrul Kaisupy, Senin (18/08) menegaskan, tema peringatan kali ini adalah kompas moral bagi semua pihak.

Baca Juga :  JPU Limpahkan Berkas Tiga Teersangka Tambahan Kasus Korupsi DD dan ADD Negeri Tiouw  

“Merajut Harmoni, Membangun Negeri adalah ajakan untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan. KNPI Maluku akan tetap kritis mengawal pemerintah. Tetapi juga menjaga soliditas kepala daerah. Dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur agar Sapta Cita pembangunan dapat berjalan demi kesejahteraan rakyat,” ujar Kaisupy.

Kaisupy menambahkan, prinsip itu berakar atas pesan Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean Lessy, yang konsisten menekankan pentingnya keseimbangan antara kritik dan dukungan.

“Kritik, harus membangun, bukan memecah. Demokrasi akan sehat jika kritik dijalankan tanpa mengorbankan kebersamaan. Pesan inilah yang menjadi dasar pijakan KNPI dalam mengawal jalannya pemerintahan di Maluku,” tambah Kaisupy menambahkan.

Baca Juga :  Lekransy : Ambon Menuju Kota Tangguh Bencana

Lanjut dikatakan, usia yang ke-80, Maluku berada pada titik penting untuk semakin matang dalam menghadapi tantangan pembangunan. Peringatan HUT tahun ini menjadi momen refleksi bahwa harmoni bukan sekadar slogan, melainkan modal sosial untuk menatap masa depan.

Semengat besar Par Maluku Pung Bae yang tertuang dalam Sapta Cita kepemimpinan daerah adalah cita-cita bersama.

“Ini barang hanya dapat diwujudkan melalui kerja nyata, sinergi, dan komitmen kolektif. Karena pada akhirnya, merajut harmoni berarti menjahit perbedaan, dan membangun negeri berarti mengabdi sepenuh hati,” pungkas Kaisupy.***

Berita Terkait

Kekerasan Berulang Jadi Alarm Bahaya, Pemuda Muhammadiyah Maluku Desak Negara Bertindak Tegas
Pemprov Maluku Sambung Hangat Grand Opening Zest Hotel
Green Mining Dialog 2025, KNPI Maluku Agendakan Dialog Isu Lingkungan dan Pertambangan
Pedagang Terminal Mardika Minta Kelonggaran Waktu Jualan Jelang Nataru
Komisi I Mediasi 11 Aset Pemkot Ambon di Atas Lahan Keluarga Alfons
Bulog Serahkan Bantuan Pangan di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon 
JPU Limpahkan Berkas Tiga Teersangka Tambahan Kasus Korupsi DD dan ADD Negeri Tiouw  
Kesederhanaan Perayaan Natal Unit II Sektor Pison Jemaat GPM Negeri Lama

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:59 WIT

Kekerasan Berulang Jadi Alarm Bahaya, Pemuda Muhammadiyah Maluku Desak Negara Bertindak Tegas

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:24 WIT

Pemprov Maluku Sambung Hangat Grand Opening Zest Hotel

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:21 WIT

Green Mining Dialog 2025, KNPI Maluku Agendakan Dialog Isu Lingkungan dan Pertambangan

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:54 WIT

Pedagang Terminal Mardika Minta Kelonggaran Waktu Jualan Jelang Nataru

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:36 WIT

Komisi I Mediasi 11 Aset Pemkot Ambon di Atas Lahan Keluarga Alfons

Berita Terbaru

AMBON

Pemprov Maluku Sambung Hangat Grand Opening Zest Hotel

Kamis, 11 Des 2025 - 20:24 WIT