Ngobrol Pintar IAKN Ambon dan PMII UIN AMSA Kupas Politik Identitas dan Dinamika Kelas Sosial di Maluku

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 16:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com– Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar kegiatan Ngobrol Pintar (Ngopi), sebuah program inovatif yang dirancang untuk mengasah daya intelektual dan kepekaan sosial mahasiswa.

Agenda bertajuk “Membedah Politik Identitas dan Dinamika Kelas Sosial di Maluku” ini digelar, Sabtu (8/11/2025) di Hanna Kafe, kawasan kampus UIN AMSA Ambon, berkolaborasi dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN AMSA Kota Ambon.

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber utama yakni Abu Kasilaya Ketua KPU Kabupaten Seram Bagian Barat, Yamres Pakniani Dosen IAKN Ambon, dan Fais Yahya Marasabess Mabincab PMII Kota Ambon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diskusi dipandu langsung oleh dosen IAKN Ambon Muis Pikahulan yang juga merupakan mantan aktivis Binatang Sembilan. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan IAKN Ambon, Robby Marlissa, mewakili Dekan Fakultas.

Dalam sambutannya, Marlissa memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas kampus antara IAKN Ambon dan UIN AMSA, yang disebutnya sebagai wujud nyata semangat kampus basudara di Maluku.

Baca Juga :  Merajut Harmoni di Panggung Mini Nusantara: Pentas Budaya SDN 75 Passo

“Atas nama dekan fakultas, kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran PMII UIN AMSA yang telah berkolaborasi dalam ruang intelektual ini. Kegiatan seperti ini sangat penting karena menjadi wadah saling belajar dan saling memahami lintas pemikiran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah meluangkan waktu di akhir pekan untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa.

Marlissa berharap, kegiatan seperti Ngopi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan akademik.

“IAKN dan UIN AMSA adalah kampus basudara. Kita harus terus menjadi garda terdepan dalam menjaga semangat hidup orang basudara di Maluku,” tambahnya.

Sementara itu, Yunus Naga, Ketua Bidang Keorganisasian PMII Komisariat UIN AMSA, menyampaikan apresiasi atas ruang kolaborasi yang diberikan melalui program Ngopi.

Ia menilai tema kali ini sangat relevan dengan konteks sosial dan politik di Maluku yang kerap diwarnai dinamika identitas dan ketimpangan sosial.

“Diskusi ini penting karena membantu mahasiswa memahami bagaimana politik identitas bisa berdampak pada kehidupan sosial masyarakat Maluku.

Baca Juga :  Bripda Hans Simauw Berbagi Kasih Bersama Anak Panti Asuhan

Kita tidak boleh terjebak dalam sekat-sekat primordial, tapi harus mendorong lahirnya kesadaran baru untuk melihat Maluku secara utuh, berkeadilan, dan inklusif,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya ruang akademik, tetapi juga wadah kaderisasi intelektual yang menumbuhkan kepekaan terhadap isu-isu sosial, politik, dan kebudayaan.

Kegiatan yang berlangsung santai namun penuh gagasan ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai kampus di Kota Ambon. Terpantau hadir pula Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean, beserta sejumlah pengurus yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Diskusi berlangsung interaktif dengan peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar relasi antara politik identitas, distribusi kekuasaan, serta dampaknya terhadap struktur kelas sosial di Maluku.

“Program Ngobrol Pintar Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan IAKN Ambon kita harapkan menjadi salah satu wadah dialog lintas kampus yang konsisten menghadirkan tema-tema kritis, membangun budaya berpikir reflektif, dan meneguhkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Maluku,” singkat ketua DPD KNPI Arman Kalean saat dimintai tanggapan.***

Berita Terkait

Implementasi Smart City Capai 3,6 ℅, Ambon “go” Bertransformasi Digital
Rencana Pengukuran Tanah di Passo Mendapat Perlawanan 
Wali Kota Soroti Akurasi Data Kemiskinan dan Digitalisasi Bansos Dinsos
Rahakbauw Ancam Pimpinan Kecamatan Golkar Kota Ambon, Alihkan Dukungan Kepada Toisuta
Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan
Urbanisasi Tinggi, Ambon Perlu Kebijakan Publik Berbasis Data dan Pengembangan Smart CityRail
Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda
Mengenal Lebih Dekat 3 Kandidat Calon Sekot Ambon 

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:18 WIT

Implementasi Smart City Capai 3,6 ℅, Ambon “go” Bertransformasi Digital

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:29 WIT

Rencana Pengukuran Tanah di Passo Mendapat Perlawanan 

Senin, 22 Juni 2026 - 16:57 WIT

Wali Kota Soroti Akurasi Data Kemiskinan dan Digitalisasi Bansos Dinsos

Senin, 22 Juni 2026 - 14:19 WIT

Rahakbauw Ancam Pimpinan Kecamatan Golkar Kota Ambon, Alihkan Dukungan Kepada Toisuta

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59 WIT

Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan

Berita Terbaru