gardamaluku.com : AMBON,- Menyongsong Hari Bakti Kemasyarakatan ke-62, Rutan Kelas IIA Ambon mempersiapkan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan mulai 04 April, untuk perlombaan dimulai dari 07 April 2026.
Kepada insan pers, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy di ruang kerjanya, Kamis, (02/04/2026) penyelengaraan dimulai dengan persiapan untuk opening ceremony mulai dari tanggal (04/04) kemudian kelanjutannya di tanggal (07/04) itu dengan kegiatan besukkan untuk narapidana.
Sementara untuk acara, sambung Persulessy, pada tanggal (08/04) upacara pembukaan (opening ceremony) sekaligus dilanjutkan dengan pentas musik dan hiburan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pentas seni dan hiburan ang mungkin akan kita laksanakan di sini dan selanjutnya tanggal (09/04) besoknya itu ada pertandingan gawang mini sampai dengan nanti di tanggal (21/04), begitu juga pertandingan bola voli,” tuturnya.
Selain dua pertandingan itu, kata dia lanjut, akan ada juga pertandingan catur, waktu awal pertandingan dimulai pada itu juga tanggal (09/04) sampai dengan tanggal (14/04), begitu juga dengan lomba domino.
Sementara untuk senam zumba akan dilaksanakan pada (11/04) dan pertandingan kartu remi (joker) serta lomba kebersihan kamar itu dengan waktu pelaksanaan yang tidak berbeda.
Berkaitan dengan lomba kebersihan kamar, menurut Persulessy, memberikan kesempatan kepada narapidana untuk menjaga pola hidup sehat baik di dalam maupun diluar kamar.
“Dari semua perlombaan-perlombaan itu kita akan sediakan hadiahnya walaupun kecil tapi yang penting ada untuk mereka,” cetus dia.
Sementara itu, untuk kegiatan puncaknya akan dilaksanakan upacara memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan yang tepatnya jatuh pada (27/04), sekaligus penyerahan hadiah untuk pemenang lomba.
Larutan berharap, dengan adanya kegiatan perlombaan ini semua narapidana ataupun tahanan itu bisa mengikuti untuk kebaikan dan kebugaran tubuh mereka, menjaga kesehatan.
Selain itu, lanjutnya, dengan kegiatan tersebut setidaknya mengurangi pikiran-pikiran negatif selama mereka dalam tahan Rutan Kelas II.A Ambon. (Tasya Muskitta)


















