Bupati SBB Didorong Dapat Penghargaan atas Prestasi Urai Masalah PT SIM, Kakisina: Bikin Malu Pemda

- Redaksi

Minggu, 17 Agustus 2025 - 22:03 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, GardaMaluku.com– Klaim yang menyebut Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Asri Arman pantas menerima penghargaan dari pemerintah pusat karena dianggap berhasil menyelesaikan konflik antara masyarakat dan PT Spice Islands Maluku (SIM) dinilai tidak sesuai fakta, bahkan terkesan memalukan, Minggu (17/08).

Hal tersebut disampaikan Mario Kakisina, pemuda SBB, yang menilai narasi itu justru mempermalukan pemerintah kabupaten sendiri.

Menurutnya, konflik lahan yang melibatkan PT SIM tidak pernah benar-benar diselesaikan oleh Bupati, melainkan berlarut-larut hingga akhirnya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa turun tangan pada 14 Agustus 2025 untuk meredam situasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau benar Bupati yang menyelesaikan, mengapa Gubernur sampai harus turun tangan? Faktanya, masalah ini tak mampu ditangani di kabupaten. Jadi, pemberitaan yang minta penghargaan untuk Bupati itu jelas prematur dan malah memalukan,” kata Mario.

Baca Juga :  HIPPMAHB Maluku Gelar Training Leadership untuk Pelajar SMA-MA di Huamual

Ia menambahkan, kebijakan Bupati justru memperkeruh keadaan. Pada Juli 2025, pemerintah kabupaten mengeluarkan surat penangguhan aktivitas PT SIM yang memicu kekecewaan masyarakat. Ratusan warga turun ke jalan, melakukan aksi blokade, dan menuding Bupati menghambat mata pencaharian mereka.

Tidak hanya itu, PT SIM yang telah menanam investasi sekitar Rp600 miliar menyatakan frustrasi dan bahkan berencana menghentikan kegiatan di SBB.

Mario menyebut kondisi ini sebagai bukti nyata bahwa kepemimpinan di tingkat kabupaten gagal memberi kepastian hukum, baik bagi masyarakat maupun bagi investor.

“Keberhasilan yang diklaim itu tidak pernah ada. Yang ada justru ketidakpastian, konflik berkepanjangan, dan investor yang terancam hengkang. Bagaimana mungkin situasi seperti ini malah dijadikan alasan untuk meminta penghargaan?” ujarnya.

Baca Juga :  Serap Asmas Waiheru, Rahmi Ayu siap Realisasi

Mario menyatakan, siapapun dia dari latar belakang apapun, boleh mengusulkan demi perbaikan tata kelolah pemerintahan yang baik.

“Tapi kalau usul terkesan asal, mending jangan usul. Itu memalukan,” tegas Mario.

Bagi pemuda asal Kaibobu ini, memang ada pihak yang patut diapresiasi, maka itu adalah masyarakat yang tetap sabar memperjuangkan hak mereka, serta Gubernur Maluku yang berinisiatif turun langsung menengahi konflik.

“Kita sebagai masyarakat civil sociat mendorong evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola di Kabupaten SBB, bukan memberikan penghargaan. Karena kalau klaim ini diterima begitu saja, yang dipertontonkan ke publik bukanlah prestasi, melainkan aib kepemimpinan daerah,” tegas Mario

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon
Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih
Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali
240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar
Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi
Pemkot Ambon Tegaskan P3K Wajib Taat Asas Dalam Bekerja

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:33 WIT

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon

Selasa, 22 September 2026 - 19:56 WIT

Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIT

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WIT

Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar

Berita Terbaru