Gereja Didorong Beperan Aktif Ditengah Krisis Umat

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 10:19 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com : AMBON, — Sidang ke-38 Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Pniel Bentas, Klasis Pulau Ambon, menjadi ruang penegasan bahwa gereja tidak boleh berjalan di tempat ketika umat bergulat dengan krisis sosial, pendidikan, dan lingkungan. Sidang ini dibuka oleh Pendeta J.A. Diaz dan diarahkan untuk menetapkan langkah pelayanan tahun 2026 yang lebih berdampak bagi kehidupan jemaat.

Dalam pembukaan sidang, Pendeta Diaz menekankan bahwa keberlanjutan pelayanan gereja bukan ditentukan oleh kekuatan organisasi, melainkan oleh ketergantungan iman dan keberanian gereja menjawab realitas zaman. Sidang jemaat, menurutnya, harus menjadi alat koreksi, bukan sekadar pengesahan program tahunan.

Sidang ke-38 ini dilaksanakan setelah agenda besar Sinode GPM, dan menjadi bagian dari konsolidasi pelayanan jemaat-jemaat di wilayah Klasis Pulau Ambon. Forum tersebut memiliki kewenangan untuk mengevaluasi program dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gereja (APBG) tahun sebelumnya sekaligus menetapkan arah pelayanan tahun 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidang Jemaat Pniel Bentas menegaskan bahwa persidangan gerejawi bukan agenda simbolik. Forum ini diposisikan sebagai ruang legislasi jemaat yang menentukan apakah gereja mampu tetap relevan di tengah perubahan sosial yang cepat dan kompleks.

Baca Juga :  MA Ar-Rahman Limboro Huamual SBB Kembali Antarkan Siswinya ke Parlemen Remaja 2026

Evaluasi pelayanan menunjukkan perlunya pembenahan internal serta penguatan program yang langsung menyentuh kebutuhan umat, khususnya keluarga dan generasi muda. Gereja dinilai tidak cukup hanya hadir dalam ibadah, tetapi harus aktif dalam pembinaan kualitas hidup jemaat

Isu krusial yang mencuat dalam sidang adalah ancaman terhadap masa depan generasi muda. Jemaat menilai gereja harus lebih serius menangani persoalan miras, narkoba, kekerasan, dan degradasi moral yang kian menggerus kehidupan anak dan remaja.

Pelayanan anak, remaja, katekisasi, dan pemuda diminta menjadi prioritas utama, termasuk pembenahan pola pelayanan Sidi yang selama ini dinilai belum sepenuhnya berpihak pada pertumbuhan iman anak. Sidang menekankan bahwa mengabaikan generasi muda sama dengan mempertaruhkan masa depan gereja.

Sidang juga menyoroti tantangan kemajuan teknologi dan transformasi digital yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia. Gereja dipandang perlu merumuskan strategi pelayanan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis jemaat, tetapi juga membangun ketahanan mental dan spiritual.

Baca Juga :  Diduga BBM PLN dari Kapal Asia Pesona di Tengah Laut Terkuak, DPRD Maluku: Aparat Segera Bersikap

Pendidikan ditempatkan sebagai jalur strategis gereja dalam memperjuangkan kesejahteraan umat dan membentuk karakter yang berakar pada nilai-nilai iman.

Persoalan lingkungan hidup, khususnya sampah dan kerusakan ekologi, menjadi perhatian serius sidang. Jemaat menegaskan bahwa lingkungan bukan isu tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab iman. Gereja didorong terlibat dalam aksi nyata menjaga lingkungan sebagai rumah bersama, termasuk membangun kerja sama lintas komunitas.

Sidang ke-38 Jemaat GPM Pniel Bentas juga menyoroti pentingnya kepemimpinan kegembalaan yang membumi, komunikatif, dan memulihkan. Pelayan gereja diminta tidak berjarak dengan umat, tetapi hadir dalam pergumulan mereka, membangun relasi yang menguatkan dan menyatukan.

Sidang ini diharapkan menjadi titik balik pelayanan jemaat menuju gereja yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga berdampak nyata bagi kehidupan umat dan masyarakat di sekitarnya.(***/Atick)

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Tangkap Wakil Komandan Batalyon OPM di Yahukimo
Pelantikan PD PERSIS SBB Jadi Momentum Perkuat Dakwah dan Kemandirian Organisasi
Maluku Jadi Pilot Project Perumahan Subsidi & Lonjakan Bedah Rumah 2026
Gubernur Maluku Temui Menteri KKP, Dorong Penguatan Ekonomi Maritim dan Budidaya Rumput Laut 10.000 Hektar
Gubernur Maluku Buktikan Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mutu Pendidikan Kepulauan Lewat Penghargaan Kemendagri
Camat Nusaniwe Siap Mengawal Realisasi Pembuatan Jalan di Dusun Tuni, Kadus : Proposal Sudah Diberikan, Kayaknya Soal Anggaran
50 Tahun Perjalanan Pelayanan Penuh Syukur di GPM Tuni
Srikandi Zuria Paparkan Kronologi Sengketa Eks Hotel Anggrek di Tengah Ratusan Aksi Penolakan Eksekusi

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:17 WIT

TNI Tangkap Wakil Komandan Batalyon OPM di Yahukimo

Sabtu, 19 September 2026 - 22:53 WIT

Pelantikan PD PERSIS SBB Jadi Momentum Perkuat Dakwah dan Kemandirian Organisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 12:32 WIT

Maluku Jadi Pilot Project Perumahan Subsidi & Lonjakan Bedah Rumah 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 12:26 WIT

Gubernur Maluku Temui Menteri KKP, Dorong Penguatan Ekonomi Maritim dan Budidaya Rumput Laut 10.000 Hektar

Jumat, 18 September 2026 - 11:16 WIT

Gubernur Maluku Buktikan Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mutu Pendidikan Kepulauan Lewat Penghargaan Kemendagri

Berita Terbaru

AMBON

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:43 WIT