Ambon, GardaMaluku.com : Terkait Blokade jalan di Aer Besar (Arbes) kawasan pemukiman di Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (26/08/2029) Walikota Ambon Bodewin Wattimena Angkat bicara.
Menurut Wattimena khawasan Arbes merupakan jalan Provinsi bukan Kota Ambon, tetap lagi-lagi menjadi sasaran empuk bagi pemerintah kota Ambon.
Hal ini disampaikan oleh Wattimena kepada GardaMaluku.com di Universitas Kristen Indonesia (UKIM) Ambon, Rabu (26/08/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun siapa sangka dengan hati nurani dan Tangline “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua”, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) akan tetap berupaya untuk masyarakat.
Dijelaskan Wattimena, untuk sementara pihaknya sudah berkoordinasi dengan Provinsi dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Provinsi maupun PUPR kota, beserta Raja Batu Merah untuk tinjau lokasi.
“Kita mengerti tentang keresahan masyarakat soal jalan-jalan yang rusak. Tapi dipahami lah bahwa pemerintah bukan tinggal diam, kita sementara berupaya untuk memperbaiki infrastruktur jalan di mana-mana,” ungkap walikota Ambon itu.
Dilanjutkan Wattimena agar tidak perlu berbuat demikian, bagaimana datang dan bicarakan baik-baik dengan Pemerintah Kota langsung di Kantor Walikota Ambon.
“Saya tidak suka dengan cara-cara palang jalan, karena yang terganggu aktivitasnya juga kalian sendiri, kami sudah berbicara dengan pemerintah provinsi terkait jalan karena itu merupakan jalan provinsi,” pungkasnya.
Sehingga Wattimena meminta agar masyarakat datanglah di kantor dan membicarakan dengan benar, ungkapan-ungkapan ketidak puasan itu disampaikan juga dengan cara yang benar.
“Datang ketemu dan sampaikan lalu mencari solusi, jangan mengambilkan tindakan sendiri karena akan menimbulkan tindakan-tindakan yang tidak pantas,” tutup Wattimena.***


















