DPRD Ambon Respon Aksi OKP Muhamadiyah Terkait Perilaku PT. SMS Finance

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 16:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com : AMBON,- Komisi I dan Komisi II DPRD Kota Ambon resmi menerima perwakilan mahasiswa dari OKP Muhammadiyah Cabang Kota Ambon yang menggelar demonstrasi terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam penarikan kendaraan oleh PT SMS Finance, Rabu (19/11/2025).

Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Fadly Toisutta, mengatakan pihaknya menindaklanjuti aspirasi para demonstran dan akan memanggil pihak perusahaan serta instansi terkait untuk meminta klarifikasi.

“Hari ini kami menerima teman-teman dari demonstran dan akan menindaklanjuti hasil ini. Kami akan memanggil pihak perusahaan dan pihak-pihak terkait,” ujar Fadly.

Ia menjelaskan, DPRD akan melakukan pembahasan internal untuk mengkaji tuntutan mahasiswa sebelum menjadwalkan pertemuan resmi dengan PT SMS Finance.

Fadly juga menyoroti pentingnya prosedur yang sesuai standar dalam proses penarikan kendaraan oleh perusahaan pembiayaan. Ia menekankan agar aparat maupun pihak perusahaan tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan kekerasan di lapangan.

Baca Juga :  Jaminan Keselamatan Driver Online Belum Terwujud, Pemda Didesak Bertindak

“Kami juga akan memanggil PT SMS Finance dan aparat kepolisian. Jangan sampai ada langkah-langkah yang bersifat premanisme. Sudah banyak kejadian kekerasan di jalanan yang tidak sesuai SOP,” tegasnya.

DPRD memastikan seluruh aduan mahasiswa akan ditindaklanjuti pada rapat dengar pendapat bersama pihak perusahaan dalam waktu dekat.(Oliv)

Berita Terkait

Dua Penambang Tewas di Tengah Operasi Penutupan Tambang Sinabar Huamual
Polisi Soroti Miras dan Narkoba di Tambang Sinabar Huamual
“Tau Tanam, Tau Rawat” Gadihu Sepanjang Jalan Transit Passo Mati Kering
BP3 Ambon Gandeng SUPM akan jadi pusat Sertifikasi Bahasa Jepang
Keputusan Menhub 8 Jam Kerja, UPPKB Passo Hanya Kerja 3 Jam
Diduga UPPKB Passo Pilih Kasih Penertiban Kendaraan
Penertiban Tambang Cinnabar Iha Didorong Jadi Momentum Jaga Keamanan dan Ketertiban
PC IMM SBB: Kinerja Fiskal Pemkab SBB Layak Diapresiasi, Hak ASN hingga PPPK Terjamin

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:47 WIT

Dua Penambang Tewas di Tengah Operasi Penutupan Tambang Sinabar Huamual

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:11 WIT

Polisi Soroti Miras dan Narkoba di Tambang Sinabar Huamual

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:21 WIT

“Tau Tanam, Tau Rawat” Gadihu Sepanjang Jalan Transit Passo Mati Kering

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:02 WIT

BP3 Ambon Gandeng SUPM akan jadi pusat Sertifikasi Bahasa Jepang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:58 WIT

Keputusan Menhub 8 Jam Kerja, UPPKB Passo Hanya Kerja 3 Jam

Berita Terbaru

Daerah

Polisi Soroti Miras dan Narkoba di Tambang Sinabar Huamual

Senin, 24 Agu 2026 - 23:11 WIT