Kementerian Ekonomi Kreatif Ajak Generasi Muda Ambon Bangun Komunitas Gim Papan

- Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:38 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, GardaMaluku.com : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif melalui Direktorat Gim, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Komunitas Board Game dalam Rangka Membangun Ekosistem Industri Board Game di Maluku.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Fransiskus Xaverius Ambon, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan komunitas gim papan (board game) untuk memperkuat ekosistem industri gim nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui program ini, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong terbentuknya komunitas gim papan yang aktif dan berkelanjutan di berbagai daerah sebagai fondasi bagi pengembangan minat, kreativitas, dan peluang usaha di industri gim papan.

“Komunitas memiliki peran penting sebagai titik awal pertumbuhan ekosistem, baik dalam memperkenalkan gim papan kepada masyarakat, mengembangkan minat dan keterampilan, maupun membuka peluang lahirnya kreator serta pelaku usaha baru. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong terbentuknya komunitas gim papan yang aktif dan mampu menjadi penggerak pengembangan ekosistem di daerah. Kami juga berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan antara komunitas, pemerintah daerah, asosiasi, institusi pendidikan, dan pelaku industri,” jelas Nunik Nugrahaeni selaku Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya Direktorat Gim Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Selain Itu, Kadis Pariwisata Provinsi Maluku Melkias menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Ekonomi Kreatif yang telah berupaya mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Maluku.

Baca Juga :  Bodewin : Datang Sampaikan Dan Cari Solusi, Bukan Palang Jalan

Menurutnya, Provinsi Maluku memiliki kekayaan sejarah, tradisi bahari dan kekayaan budaya yang bisa jadi sumber-sumber gagasan bagi lahirnya board game yang unik. Maluku yang terkenal sebagai provinsi rempah-rempah hingga didatangi oleh banyak bangsa di dunia dapat menjadikan board game sebagai kemasan sejarah budaya ini.


Sehingga keterlibatan pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pengenalan gim papan kepada generasi muda sekaligus membuka ruang interaksi dan kolaborasi bagi masyarakat yang memiliki minat terhadap permainan ini.

Dengan demikian, komunitas tidak hanya menjadi wadah bermain, tetapi juga dapat berkembang menjadi ruang belajar, berkreasi, dan menjajaki peluang ekonomi kreatif.

Rangkaian kegiatan terbagi menjadi tiga sesi utama. Sesi pertama adalah pelatihan “Membangun Ekosistem Board Game Melalui Komunitas” yang dibawakan oleh Galih Aristo, pemilik Arcanum Hobbies. Galih dikenal sebagai salah satu pelopor pembentukan komunitas gim papan di Jakarta yang turut mendorong tumbuhnya berbagai usaha di bidang gim papan melalui aktivitas komunitas.

Pada sesi kedua, peserta mengikuti playday dengan memainkan sejumlah gim papan lokal, yaitu Sekata terbitan Ennoia Games, Super Food terbitan Segara Indonesia Games, dan Plead Your Case terbitan Coralis Studio. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal karya kreator dan penerbit gim papan Indonesia melalui pengalaman bermain secara langsung.

Baca Juga :  Dari HUT TNI ke Pembinaan Atlet, Piala Panglima TNI Cup 2026 Digelar di Ambon

Selanjutnya, pada sesi ketiga, peserta memainkan sejumlah gim papan internasional yang populer, antara lain Codenames, Braintopia, Kittin, Happy Families dan Timeline. Melalui kedua sesi playday tersebut, peserta dapat mengenal beragam mekanisme permainan, berinteraksi dengan sesama pemain, serta membangun pengalaman bersama yang diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya komunitas gim papan di Ambon.

Untuk mengukur perkembangan pemahaman peserta, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pembelajaran bagi penyelenggaraan program pengembangan komunitas gim papan di daerah lainnya.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berharap Maluku Youth Creative Hub dapat menjadi salah satu penggerak terbentuknya komunitas gim papan yang aktif di Kota Ambon. Inisiatif ini diharapkan turut memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi, pelaku industri, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem industri gim papan yang berkelanjutan di Maluku. ***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dakwaan Jaksa Digugat di PN Saumlaki! Tim Hukum Nikolas Besitimur Minta Batal Demi Hukum
Libatkan 64 Tim, Turnamen Domino ORADO MBD Semarakkan Sumpah Pemuda 2026
Hasil Audit Khusus SK Kenaikan Pangkat Bodong akan Diserahkan ke Wali Kota
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bidik Tiket POPMAL 2027 Lewat Kejurkot
Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Namlea Ilath
Karya Bakti di Panti Asuhan Santa Maria, Korem 151/Binaiya Hadirkan Semangat Jumat Berkah
Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI Melalui Aiko Health
Kota Ambon Raih Terbaik I TPAKD Award 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:59 WIT

Dakwaan Jaksa Digugat di PN Saumlaki! Tim Hukum Nikolas Besitimur Minta Batal Demi Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:38 WIT

Kementerian Ekonomi Kreatif Ajak Generasi Muda Ambon Bangun Komunitas Gim Papan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Libatkan 64 Tim, Turnamen Domino ORADO MBD Semarakkan Sumpah Pemuda 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:03 WIT

Hasil Audit Khusus SK Kenaikan Pangkat Bodong akan Diserahkan ke Wali Kota

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:59 WIT

54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bidik Tiket POPMAL 2027 Lewat Kejurkot

Berita Terbaru