Perihal Bullying dan Hoaks di Era Digital, Mahasiswa UIN Ambon Edukasi Pelajar Morella

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com— Mahasiswa Jurusan Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Pencegahan Bullying dan Hoaks di Era Digital pada Generasi Zoomers atau iGeneration” di MA dan MTs Al Hilaal Morella, Sabtu (25/10).

Kegiatan ini dipandu oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Sri Ratna Dewi Lampong, M.A., serta menghadirkan pemateri dari mahasiswa Jurusan Sosiologi Agama, yaitu Amidhan Wadubun, Fatri, Kariyati Buton, dan Yuni Ode.

Menurut pemateri Amidhan Wadubun, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya tindakan perundungan (bullying) dan penyebaran berita bohong (hoaks), sekaligus menanamkan nilai penting peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan harmonis.

“Bullying dan hoaks sama-sama memiliki dampak serius. Keduanya bisa menimbulkan gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, hingga penurunan prestasi akademik. Bahkan, dalam beberapa kasus, bisa memicu konflik antar pelajar maupun antarwarga,” jelas Amidhan.

Ia menambahkan, sosialisasi tersebut juga membahas aspek hukum dan dampak sosial dari tindakan perundungan maupun penyebaran informasi palsu. Melalui kegiatan edukatif ini, siswa diharapkan lebih bijak dalam berinteraksi—baik secara langsung maupun di ruang digital.

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk menekan munculnya permasalahan sosial di lingkungan sekolah, terutama di tengah meningkatnya fenomena tawuran antar pelajar yang sering kali dipicu oleh kesalahpahaman atau informasi menyesatkan.

Baca Juga :  Konas 4 Mutiara Nusantara Resmi Dibuka di Ambon, Teguhkan Kolaborasi Gereja Atasi Persoalan Bangsa

“Kami berharap siswa-siswi dapat menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekolah. Konflik di masyarakat sering berawal dari hal kecil, seperti ejekan atau penyebaran hoaks. Karena itu, membangun kesadaran sejak dini sangat penting,” tambah Amidhan.

Lebih lanjut, Amidhan menekankan pentingnya literasi digital dan empati sosial bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi yang salah.

“Anak muda hari ini hidup di era serba cepat dan digital. Tantangannya bukan hanya bagaimana menggunakan teknologi, tetapi bagaimana tetap bijak, beretika, dan berempati di dunia maya. Jika kita bisa menahan jari dan menjaga hati, kita sudah berkontribusi menciptakan lingkungan yang damai,” tutupnya.***

Berita Terkait

Komisi I Kawal Percepatan KPN Defenitif Hetive Besar dan Soya 
Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
WTP Diraih, Wali Kota Ambon Minta OPD Tuntaskan Temuan BPK Dalam 60 Hari
BULOG Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Jaga Stabilitas Harga
KNPI SBB Apresiasi Kreativitas Pemuda, Tiga Maskot Terbaik Musda V 2026 Terpilih
BNI Serahkan 10 TPS untuk Dukung Kota Sehat
Sinode GPM Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Al-Fatha
Dugaan Mark Up Terendus di Proyek Presevarsi Jalan Wailopong 

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:30 WIT

Komisi I Kawal Percepatan KPN Defenitif Hetive Besar dan Soya 

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:00 WIT

Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:42 WIT

WTP Diraih, Wali Kota Ambon Minta OPD Tuntaskan Temuan BPK Dalam 60 Hari

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:30 WIT

KNPI SBB Apresiasi Kreativitas Pemuda, Tiga Maskot Terbaik Musda V 2026 Terpilih

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:19 WIT

BNI Serahkan 10 TPS untuk Dukung Kota Sehat

Berita Terbaru

Daerah

Pemprov Maluku Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:10 WIT