Wattimena : Tak Mau Diatur? Silakan Pindah KTP

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025 - 03:55 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com : Ambon,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan penataan kawasan Pasar Mardika sebagai pusat perdagangan yang tertib, aman, dan nyaman. Melalui Program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon (WAJAR) yang digelar di Aula Balai Kota, Jumat (23/5), Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan pernyataan tegas kepada para pedagang yang masih berjualan di badan jalan dan trotoar.

“Mulai besok, tidak boleh ada lagi aktivitas jual beli di luar gedung Pasar Baru. Kami akan lakukan penertiban secara menyeluruh dan tanpa kompromi,” tegas Wali Kota Wattimena di hadapan para pedagang dan masyarakat yang hadir.

Ultimatum tersebut disampaikan menyusul banyaknya keluhan warga terkait kemacetan dan kekacauan lalu lintas yang ditimbulkan oleh pedagang yang tidak patuh aturan. Menurut Wali Kota, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

“Kami telah menginvestasikan tenaga, waktu, dan anggaran untuk menata pasar ini. Namun, jika ada pedagang yang menolak diatur, kami persilakan mengurus pindah KTP. Kota Ambon membutuhkan warga yang siap bekerjasama demi kebaikan bersama,” ujarnya tegas.

Dalam arahannya, Wali Kota juga menyoroti lemahnya koordinasi dengan pengelola pasar dari pihak Provinsi. Ia menegaskan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkrit dari Disperindag Provinsi, maka Pemerintah Kota Ambon siap mengambil alih proses penataan.

Senada dengan itu, Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette menegaskan bahwa sebanyak 920 ruang dagang telah disiapkan di dalam gedung Pasar Mardika, namun baru 260 dari sekitar 650 pedagang yang bersedia mengikuti pengundian tempat.

Baca Juga :  Kemenhut Percepat Penetapan Hutan Adat di Indonesia

“Kami imbau seluruh pedagang agar segera masuk ke dalam gedung pasar. Tidak ada lagi alasan untuk berjualan di luar. Ini demi ketertiban dan kenyamanan seluruh warga kota,” ucap Sapulette.

Pemerintah Kota Ambon juga telah menginstruksikan Satpol PP untuk mulai melakukan penertiban pada hari Senin mendatang. Upaya ini diharapkan menjadi langkah konkrit dalam membangun wajah baru Kota Ambon yang lebih tertib dan layak huni.

Dengan semangat perubahan dan penegakan aturan, Pemerintah Kota Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung penataan Pasar Mardika sebagai simbol kota yang tertib dan modern.(Oliv)

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon
Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih
Statement Presiden, Pendidikan Gratis: Akankah Janji Besar Negara Menjangkau Maluku?
Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali
240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar
Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:33 WIT

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon

Selasa, 22 September 2026 - 19:56 WIT

Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih

Selasa, 22 September 2026 - 16:54 WIT

Statement Presiden, Pendidikan Gratis: Akankah Janji Besar Negara Menjangkau Maluku?

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIT

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Berita Terbaru