Danik Eka Ajak Kader AMM Maluku Tak Ragu Tentukan Jalan Hidup

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 23:08 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Ambon; Danik Eka Rahmaningtiyas mengajak kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Maluku untuk tidak ragu dalam menentukan arah hidup dan peran strategis yang ingin diambil.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Dialog Diaspora Kader bertema “Aktualisasi Kader Diaspora Muhammadiyah Maluku di Bumi Raja-Raja” yang digelar di kawasan Teluk Ambon, Jumat (10/04) malam.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif, dengan dihadiri kader dari berbagai organisasi otonom Muhammadiyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan diskusi yang mencerminkan tingginya gairah intelektual dan semangat militansi kader muda Muhammadiyah di Maluku.

Dalam pemaparannya, Danik yang merupakan anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK – SDI) menegaskan pentingnya keberanian kader dalam menentukan pilihan hidup.

“Kita dorong kader Muhammadiyah untuk berani bersikap—mau menjadi politisi, pengusaha, atau bidang lainnya. Yang penting berani menentukan pilihan dan meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap kunjungannya ke daerah selalu dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan kader. Menurutnya, ruang-ruang diskusi seperti ini penting untuk memperkuat arah gerakan kader sekaligus membangun optimisme kolektif.

Baca Juga :  Golkar Maluku Serahkan Hewan Qurban di Masjid Raya Al Fatah, Bawa Pesan Kepedulian dan Solidaritas dari Ketum Bahlil

“Kita harus mampu meyakinkan publik bahwa kader Muhammadiyah memiliki kualitas sumber daya manusia yang mumpuni dan siap berkontribusi di berbagai lini kehidupan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Danik menjelaskan bahwa MPKSDI memiliki peran strategis dalam merencanakan, melaksanakan, hingga mengelola proses perkaderan, dengan fokus pada penguatan ideologi, kepemimpinan, militansi, dan profesionalisme kader.

Ia juga menyinggung fenomena diaspora kader Muhammadiyah di Indonesia, di mana masih terdapat sebagian kader yang belum mantap dalam menentukan arah hidup dan kontribusinya. Karena itu, ia menegaskan pentingnya keberanian untuk mengambil peran.

Dialog tersebut turut diperkaya dengan kisah inspiratif perjalanan hidup Danik. Lahir di Jember pada 25 April 1987, ia tumbuh dari lingkungan sederhana di Ambulu sebelum akhirnya berkiprah di tingkat nasional. Keputusannya hijrah ke Jakarta menjadi bagian dari ikhtiarnya untuk berkembang dan memberi dampak yang lebih luas.

Baca Juga :  Eksistensi dan Cita Pemuda Muhammadiyah dalam Pluralitas Kebangsaan

Dalam perjalanan organisasinya, Danik pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan berhasil membawa organisasi tersebut meraih penghargaan internasional Ten Accomplished Youth Organization di Bangkok, Thailand, pada 2012.

Ia pun menegaskan prinsip hidup yang menjadi pegangannya: No Risk No Gain. No Gain Without Spirit and Struggle. Menurutnya, generasi muda tidak boleh takut berkarya dan harus berani mengambil bagian dalam perubahan.

“Jika ingin perubahan, jangan menunggu. Ambil bagian sekarang juga,” pesannya yang disambut tepuk tangan peserta.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Muhammad Fahrul Kaisuku dari BPH Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku. Turut hadir kader dari Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah wilayah Maluku.

Dialog Diaspora ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi kader sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Muhammadiyah Maluku yang berani, visioner, dan siap berkontribusi di tingkat lokal maupun nasional.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maluku Jadi Pilot Project Perumahan Subsidi & Lonjakan Bedah Rumah 2026
Gubernur Maluku Temui Menteri KKP, Dorong Penguatan Ekonomi Maritim dan Budidaya Rumput Laut 10.000 Hektar
Viral! Aksi Warga Buang Sampah ke Laut Berkedok ‘Tradisi’ di Kabupaten Buru Menuai Kecaman
Gubernur Maluku Buktikan Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mutu Pendidikan Kepulauan Lewat Penghargaan Kemendagri
Gubernur Maluku Desak DPR RI Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Manusela dan Kejelasan Aset Pala Banda
SBSI Wilayah Timur Apresiasi Respons Pemda Melalui Jubir Kasrul, Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat
Samal Pimpin Penutupan Bakti BUMN 2026 di Saleman, Tinggalkan Jejak Pembangunan Pendidikan dan Ekonomi Kerakyatan
Demi Pendidikan SBB Lebih Merata, Jafar Siddiq Tempuh Jalur Kebijakan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:32 WIT

Maluku Jadi Pilot Project Perumahan Subsidi & Lonjakan Bedah Rumah 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 12:26 WIT

Gubernur Maluku Temui Menteri KKP, Dorong Penguatan Ekonomi Maritim dan Budidaya Rumput Laut 10.000 Hektar

Jumat, 18 September 2026 - 15:43 WIT

Viral! Aksi Warga Buang Sampah ke Laut Berkedok ‘Tradisi’ di Kabupaten Buru Menuai Kecaman

Jumat, 18 September 2026 - 11:16 WIT

Gubernur Maluku Buktikan Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mutu Pendidikan Kepulauan Lewat Penghargaan Kemendagri

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIT

Gubernur Maluku Desak DPR RI Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Manusela dan Kejelasan Aset Pala Banda

Berita Terbaru