Dengar Keluh Warga Sabal, Yan Sairdekut Siapkan Speedboat dan 10 Titik Lampu Jalan

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:57 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

TANIMBAR, GARDA-MALUKU.COM, — Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Yan Sairdekut, S.Sos., kembali menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat yang hadir di tengah masyarakat.

Dalam Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Dusun Sabal, Kecamatan Wermaktian, Kamis (22/10/2026), pria yang akrab disapa Yan ini tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi juga langsung merespons keluhan dengan janji konkret, satu unit speedboat untuk Sabal dan 10 titik lampu jalan.

Disambut Adat, Warga Ungkap Kerinduan
Kedatangan Yan bersama rombongan disambut secara adat oleh para tetua di pantai, pintu masuk desa. Usai ritual adat, ibu-ibu Sabal menampilkan tarian penyambutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana haru gembira menyelimuti pertemuan itu ketika Ketua RT 09, Anton Miru, menyampaikan bahwa selama kurang lebih 42 tahun, belum pernah ada anggota DPRD yang melaksanakan reses di Dusun Sabal.

“Inilah saudara kita, inilah anak kita. Kurang lebih 42 tahun di Sabal, dari periode ke periode tidak pernah ada satupun anggota DPRD yang melaksanakan hal seperti ini di Sabal. Ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai putra Seira,” ujar Anton dengan mata berkaca-kaca.

Aksi Sosial: Pengobatan Gratis dan 65 Karung Beras
Bukan sekadar datang dan mendengar, Yan memboyong dr. Rooy Rafles Batkormbawa, mantri Otis Leftungun, dan empat tenaga medis dari Puskesmas Seira untuk memberikan pengobatan gratis. Pemeriksaan meliputi penyakit menular dan tidak menular serta pemberantasan malaria, mengingat Seira berada pada peringkat pertama kasus malaria di Tanimbar.

Warga tua dan muda antusias mendaftarkan diri dengan membawa KTP dan BPJS. Selain itu, sebanyak 65 karung beras berukuran 5 kg dibagikan kepada 60 kepala keluarga, diserahkan langsung oleh Yan bersama istri dan staf kesekretariatan.

Tiga Keluhan Utama Warga Sabal
Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan tiga aspirasi utama.

Baca Juga :  Monopoli Proyek dan Utang Tanpa Kontrak, DPRD Tanimbar Tak Pernah Setujui Pembayaran

Pendidikan
Terdapat satu gedung tua yang tidak dipergunakan. Warga memohon perhatian, termasuk bantuan pagar sekolah apabila ada sisa anggaran.

Kesehatan
Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) belum tuntas, hak-hak pembangunan belum dibayarkan, alat kesehatan seperti tempat tidur pasien belum tersedia, dan warga memohon bantuan obat malaria.

Penerangan Jalan
Dusun Sabal sangat gelap, warga memohon bantuan lampu jalan.

Respons Cepat Yan Sairdekut
Menjawab keluhan tersebut, Yan langsung menyatakan komitmennya. Untuk penerangan jalan, ia akan menyumbangkan secara pribadi untuk 10 titik lampu dalam waktu dekat.

Untuk transportasi warga, ia menyiapkan satu unit speedboat pribadi, bukan dari APBD, guna menjawab keluh kesah masyarakat agar dapat bepergian ke kecamatan dan desa induk.

“Tahun depan saya akan menyiapkan satu unit secara pribadi, bukan dari APBD, untuk Sabal agar kepentingan masyarakat dapat terakomodasi,” tegasnya.

Untuk Pustu Sabal, Yan mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan direncanakan tahun depan akan diselesaikan. Ia juga menegaskan akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas yang baru agar persoalan ini segera tuntas.

Transparansi Anggaran: Efisiensi Pusat hingga Bantuan Pribadi
Di hadapan warga, Yan menjelaskan kondisi anggaran daerah yang sedang tidak baik. APBD yang semula digelontorkan dari pusat sebesar Rp.900 miliar turun menjadi sekitar Rp.700 miliar per tahun. Hal ini berdampak pada pembangunan yang belum merata untuk 82 desa dan 7 dusun.

“Bukan karena kesengajaan, tetapi karena anggaran yang terbatas harus dibagikan secara merata. Karena itu, saya menyampaikan permohonan maaf atas nama pemerintah daerah apabila hingga saat ini Dusun Sabal belum mendapat bagian yang adil,” ujarnya.

Meski demikian, Yan memaparkan capaian di bidang pendidikan, APBD 2026 sebesar Rp.750 juta untuk pokok pikiran telah membangun tiga pagar SD di Seira.

Baca Juga :  Petrus Werembinan, "Pulau Kecil Tanimbar Menanggung Beban Lingkungan Terlalu Besar"

Pembangunan pagar tahun 2025 yaitu SD Negeri 1 dan 2 Seira sedangkan pembangunan pagar tahun 2026 di SD Negeri Inpres  1 dan 2 Seira, serta SD Kristen 1 Seira.

Sisa anggaran dialihkan untuk kantor Sekretariat Jemaat GPM Seira sebesar Rp.70 juta, angkatan muda Cabang Imanuel 1 dan 2, serta gedung Gereja Marantutul.

Untuk APBD 2027, Yan mengajukan pokok pikiran Rp750 juta untuk membangun tribun di Lapangan Botawi Seira. “Minimal sudah dipagari, disemen, dan ditutup,” katanya.

Terkait status Dusun Sabal, Yan menjelaskan bahwa statusnya belum dapat ditingkatkan karena BPMD tidak cermat dan teliti. Saat ada perintah Gubernur untuk pengusulan dusun menjadi desa, ternyata dusun-dusun di Tanimbar tidak memenuhi syarat karena sudah kedaluwarsa.

“Ketika diajukan sudah cacat formil. Oleh karena itu, dusun tersebut dilebur kembali ke desa induk sambil berproses melalui Ranperda,” jelasnya.

Bantuan Longboat dan Speedboat Kesehatan
Yan juga menegaskan bahwa beberapa longboat yang ia berikan di Sabal bukan berasal dari uang negara. Ia telah menjanjikan 200 longboat untuk pendukungnya, dan saat ini sudah ada 48 unit. Tahun ini direncanakan diserahkan 100 longboat.

“Bantuan tersebut bukan berasal dari uang negara, melainkan dari pribadi,” tegasnya.

Selain itu, berdasarkan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan, telah diberikan satu speedboat keliling untuk layanan kesehatan yang saat ini sudah ada di Batu Putih, meski dana operasionalnya masih diupayakan.

Makan Bersama dan Semangat Kebersamaan
Usai dialog, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Seluruh makanan dan minuman difasilitasi langsung oleh Yan Sairdekut, sementara warga antusias mempersiapkan bahan mentah, ikan, babi, sayur, dan keperluan lain untuk menu bakar batu.

Warga Sabal pun menyambut gembira. Harapan mereka kini bukan lagi sekadar janji, melainkan bukti nyata kehadiran wakil rakyat yang mendengar, merespons, dan bertindak.

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uskup Ngutra Tiba di Tanimbar, Panitia Pastikan Seluruh Agenda Kunjungan Kanonik Berjalan Lancar
Eksekusi Tanah di Desa Lauran Sukses, PN Saumlaki dan Polres Diapresiasi
Rata dengan Tanah, Ketika Rumah Kos dan Harapan Ikut Tergusur
Usai Sebulan Digembleng di Bimbel, 70 Casis TNI AD Tanimbar Bertolak ke Ambon
PK dan ISKA Sepakat Bergandeng Tangan, Berkolaborasi Bersama Pemda Bangun Tanimbar Lebih Baik
Pertobatan Ekologis di Bumi Duan Lolat: LKLM, Pemuda Katolik, dan ISKA Tanimbar Tanam Harapan di Sumber Air Bomaki
Panas Terik dan Air Susah di Tanimbar, Jidon Kelmanutu: “Kita Mau Lari Kemana?”
Fraksi PDIP Dukung Aksi Save Hutan Yamdena, Jidon Kelmanutu, “Ini Gerakan Moral Anak Tanimbar”

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:57 WIT

Dengar Keluh Warga Sabal, Yan Sairdekut Siapkan Speedboat dan 10 Titik Lampu Jalan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:13 WIT

Uskup Ngutra Tiba di Tanimbar, Panitia Pastikan Seluruh Agenda Kunjungan Kanonik Berjalan Lancar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:43 WIT

Eksekusi Tanah di Desa Lauran Sukses, PN Saumlaki dan Polres Diapresiasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:38 WIT

Rata dengan Tanah, Ketika Rumah Kos dan Harapan Ikut Tergusur

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:25 WIT

Usai Sebulan Digembleng di Bimbel, 70 Casis TNI AD Tanimbar Bertolak ke Ambon

Berita Terbaru