Latuconsina : Jangan Sampai Pengusaha Lokal Jadi Penonton di Negeri Sendiri

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com : AMBON,- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Maluku M. Armyn Syarif Latuconsina, dalam wawancara pada FGD Unpatti dan Blok Masela. Kamis,(11/06/2026) bertempat di Swissbell-Hotel Ambon

“Focus grup diskusi yang diselenggarakan oleh teman-teman peneliti UNPATI dan bekerjasama dengan INPEX tadi, saya kira hasilnya cukup mengejutkan, tapi sebenarnya itu realita dan itu juga mengembirakan bagi saya,” ungkap Latuconsina kepada sejumlah awak media.

Karena hasil potret kajian UNPATI, lanjut dia, memberikan gambaran apabila proyek ini dilaksanakan, maka secara faktual baik rantai pasok, vendor lokal dan segala macam itu dari hasil kajian itu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ternyata kita masih jauh dari standar yang diinginkan atau belum siap lah seperti itu,” kata Latuconsina terus terang.

Menurutnya, gambaran itu memberikan juga pikiran untuk harus menyiapkan ini, karena masih ada waktu, sehingga sebagai Ketua Kadin dirinya mau mengajak teman-teman penusaha untuk sama-sama mempersiapkan diri,

“Karena kita sadari bahwa selama ini semua pengusaha di Maluku ini lebih beraktivitas mengandalkan investasi pemerintah dalam bentuk anggaran pendapatan belanja negara maupun APBD dimana kondisi efisiensi inilah kemudian meruntuhkan semua kegiatan aktivitas proyek yang investasi pemerintah,” ujar Latuconsina.

Dirinya mencontohkan BUMN yang paling dekat namanya sekolah rakyat. Pekerjaan sekolah rakyat itu hanyalah rehabilitasi kecil-kecil untuk dikerjakan oleh Ninja Karya.

“Apa kurang pengusaha lokal disini ? Sehingga tadi hasil kajian itu menyampaikan bahwa hampir semua vendor lokal itu mati suri bahkan modal semua hampir rata-rata di bawah satu miliar rupiah?” tanya dia.

Baca Juga :  Jaga Lingkungan, Bangun Basis: Strategi Politik SOKSI Maluku di Bawah Boy Sangadji

Sebagai Ketua Umum Kadin Provinsi Maluku dirinya ingin memberikan motivasi kepada teman-teman pengusaha lokal untuk bersama-sama mempersiapkan diri dalam rangka ikut serta dalam proses pembangunan Blok Masela sehingga jangan sampai menjadi penonton di negeri sendiri.

 

Seperti yang telah disampaikan, ulasnya lanjut, diatas sebagai Direktur Maluku Energi Abadi yang diberi mandat untuk mengelola PI 10% dari 3 blok, salah satunya adalah Blok Masela KADIN Maluku siap menjadi lokal integrator.

Latuconsian memperjelas, lokal integrator menjadi motor penggerak dan menginventarisir dan mempersiapkan semua vendor-vendor lokal untuk bagaimana berpartisipasi dalam proyek Blok Masela

“Melalui Kajian UNPAD, telah memberikan gambaran dan roadmap. Berupa apa yang harus kita lakukan? apa solusi yang akan kita dapatkan? Baik itu rantai pasok pangan, kesiapan vendor lokal, rekomendasi-rekomendasinya itu sudah lengkap,” cetus Mantan Wakil Walikota Ambon ini.

Dirinya memberi apresiasi buat teman-teman UNPAD yang telah membuat kajian ini secara komprehensif. Sehingga kita tahu bahwa posisi kita hari ini dari sisi dunia usaha itu seperti apa, Kesiapan untuk ikut serta di dalam proyek Masyarakat itu persyaratannya apa.

Untuk bisa mencapai level yang dimaksud, butuh diskusi lebih lanjut dan butuh komunikasi lebih lanjut, untuk itu dalam waktu dekat KADIN akan juga melanjutkan diskusi berupa setiap diskusi ekonomi setiap bulannya.bula

Salah satu topik yang akan diangkat tentang Blok Masela tentang kesiapan untuk ikut serta di Maluku dalam proyek tersebut.

Tujuannya, secara perlahan menyadarkan semua bukan saja mau mencibir tentang keharusan jatah lokal tetapi tenaga kerja lokal harus diperbanyak.

Baca Juga :  Dana Rehabilitasi Gedung Gereja Nasaret Jemaat GPM Hertuti Pulau Dai Diduga Raib

Menurutnya, material lokal memang penting tetapi kesiapan diri untuk ikut serta, karena proyek nasional juga diikuti semua vendor-vendor nasional.

Berdasarkan informasi yang didengarnya, menurut Latuconsina, kemungkinan terdapat sekitar 26,6 persen konten nasional yang harus ada dalam proyek ini.

” Untuk 26,6 persen kita ekonomikan dalam rupiah itu sekitar 90 triliun rupiah. Kita harapkan semuanya itu bisa diambil dari potensi lokal baik tenaga kerja, vendor, material dan yang lainnya.

“Untuk Rp.90 triliun ini, dikawal sampai dengan 3-4 tahun kedepan proyek ini berjalan, berapa keuntungan yang bisa didapatkan masyarakat Maluku maupun pemerintah Provinsi Maluku dalam bentuk PAD, hal ini yang akan dikawal sehingga sudah usulkan kepada DPR dan Pemerintah Daerah,” tegas dia.

Dipastikan untuk Maluku Energi Abadi itu akan menjadi lokal integrator dalam rangka proyek masyarakat ini.

“Sehingga yang tadi disampaikan kalau gap-gapnya di mana, kita akan menjadi jembatan bagi teman-teman,” cetus Latuconsina.

Karena, sambungnya, BUMD yang dipercayakan Gubernur. sebagai pemegang saham utama, kita yang punya link yang kebetulan juga secara fungsional, kita diberi mandat untuk mengelola PI 10%.

“Tapi PI 10% itu kita kan tidak carry over, kita tidak ikut serta cipin modal, tapi akan dibayarkan setelah proyek ini menghasilkan. menjadi bagian dari proses pembangunan untuk itulah kami usulkan Maluku Energi Abadi menjadi interatorlokal dan itu sudah kami sampaikan ke DPR dan DPR juga menyambut baik hal itu,” tutupnya. (Tsy)

Berita Terkait

Pemprov Maluku Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK
BULOG Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Jaga Stabilitas Harga
KNPI SBB Apresiasi Kreativitas Pemuda, Tiga Maskot Terbaik Musda V 2026 Terpilih
Rekor Baru BULOG Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani
Dari Maluku untuk Indonesia, Yayasan Indah Salurkan 75 Hewan Qurban ke Berbagai Daerah
Watubun Apresiasi Rapat Perdana PHBG Sinode GPM, Lohy Tekankan Penguatan Basis Pelayanan Gerejawi
Depidar SOKSI Maluku Salurkan Qurban ke Ponpes di Liang, Sangadji Gaungkan Pesan Solidaritas Depinas
Penyaluran Hewan Qurban di Hila, SOKSI dan Golkar Maluku Diterima Hangat Raja dan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:41 WIT

Latuconsina : Jangan Sampai Pengusaha Lokal Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Senin, 8 Juni 2026 - 16:10 WIT

Pemprov Maluku Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:55 WIT

BULOG Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Jaga Stabilitas Harga

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:30 WIT

KNPI SBB Apresiasi Kreativitas Pemuda, Tiga Maskot Terbaik Musda V 2026 Terpilih

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:38 WIT

Rekor Baru BULOG Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani

Berita Terbaru