TANIMBAR, Garda-Maluku.com — Dua jari terangkat, menandakan dua hari tersisa menuju puncak sejarah. Senin (13/7/2026), Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa turun langsung meninjau lokasi ground breaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Rombongan yang juga didampingi Kapolda Maluku dan unsur Forkopimda Provinsi itu disambut hangat Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa beserta jajaran Forkopimda setempat.
Peninjauan menyisir setiap sudut areal utama seluas 5,5 hektare yang kini telah berdiri megah dengan tenda berdekorasi kearifan lokal. Tak hanya itu, akses jalur darat, laut, dan udara, area VVIP, fasilitas pendukung, hingga jalur evakuasi diperiksa detail demi detail.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keamanan PSN Blok Masela adalah harga mati,” tegas Pangdam Dody Triwinarto di sela peninjauan. Sorot matanya menunjukkan keseriusan mengawal agenda nasional yang rencananya akan dihadiri langsung Presiden RI Prabowo Subianto pada 15 Juli 2026 itu.
Apresiasi tinggi turut dilontarkan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Ia menyoroti sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri yang telah bekerja tanpa kenal lelah.
“Kerja satgas luar biasa. Ini bukti kesiapan Maluku menyambut proyek strategis yang dinantikan puluhan tahun,” ujarnya penuh kebanggaan.
Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, sehari sebelumnya telah menggelar rapat maraton untuk menyelaraskan teknis acara dengan protokol kenegaraan. “Kami ingin semua sempurna. Ini momen kebangkitan Tanimbar,” tuturnya.
Groundbreaking Blok Masela bukan sekadar seremonial. Proyek migas terbesar di Indonesia Timur ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, membuka investasi, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, sekaligus mendorong percepatan pembangunan kawasan timur Indonesia.
Dengan segala persiapan yang terus dimatangkan, Tanimbar bersiap menyambut tonggak baru kebangkitan ekonomi yang akan memperkuat posisi Maluku sebagai daerah strategis dalam pengembangan industri energi nasional.
Dua hari jelang Groundbreaking, seluruh elemen bergerak dalam harmoni, memastikan sejarah baru bagi Bumi Duan Lolat tercatat dengan gemilang.
Kini semua mata tertuju pada Tanimbar.


















